Dalai Lama:"Salah Besar Anggap Semua Muslim Teroris. Semua Agama Punya Pengikut yang Jahat"

Dalai Lama mengatakan, adalah salah besar jika menilai semua Muslim sebagai teroris potensial. Semua agama ada beberapa pengikutnya yang jahat.

EPA/HARISH TYAGI
Dalai Lama 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, menyebut pembantaian di klub malam gay di Orlando, Florida, AS yang menewaskan 50 orang adalah ‘tragedi sangat serius’.

Dalai Lama juga mengatakan, adalah salah besar jika menilai semua Muslim sebagai teroris potensial. Semua agama ada beberapa pengikutnya yang jahat dan pengacau.

Pemimpin spiritual Tiber itu seperti hendak menyindir kandidat Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, yang terkesan anti imigran dan Islam.

Dalam laporannya pada Selasa (14/6/2016), Reuters menyebutkan, Dalai Lama dimintai pandangannya tentang kasus Orlando dan larangan Trump untuk imigran Muslim masuk AS.

Menurut Dalai Lama, Trump mempunyai hak mengeluarkan pendapat.

Namun, ia mengatakan, pandangan kandidat Presiden AS itu harus dipersoalkan.

Dalai Lama mengatakan, jika dia mempunyai kesempatan, dia akan meminta penjelasan Trump “Apa alasannya? Lebih terinci.”

Pasca serangan di Orlando, Florida, Trump kembali mengemukakan gagasan kontroversialnya yakni membangun tembok pembatas, melarang imigran dan Muslim masuk ke AS.

Dalam setiap komunitas agama, kata Dalai Lama, termasuk agama Buddha, “ada beberapa orang jahat.”

“Namun, Anda tidak bisa menggeneralisasi,” katanya.

"Beberapa individu Muslim melakukan aksi teror, tetapi kita tidak bisa mengatakan 'semua Muslim itu teroris.' Saya pastikan itu adalah pandangan yang salah.”

Lima puluh orang, termasuk pria penyerang, tewas dalam insiden penembakan di klub malam Orlando, pada Minggu (12/6/2016) dini hari.

Penembakan massal itu terburuk dalam sejarah AS. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved