NGERI! Dua Rumah di Tiban Bolong Dihantam Batu Besar yang Longsor dari Atas Bukit

Dua rumah warga di komplek Tiban Makmur Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang, Batam, jebol dihantam batu yang jatuh dari bukit Rabu dini hari.

NGERI! Dua Rumah di Tiban Bolong Dihantam Batu Besar yang Longsor dari Atas Bukit
tribunnews batam/istimewa
Petugas BPBD Kota Batam saat melihat batu yang jatuh dari tebing dan menghantam rumah warga di Tiban Makmur, Rabu (15/6/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM,BATAM- Dua rumah warga di komplek Tiban Makmur Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang, Batam, jebol dihantam batu yang jatuh dari bukit Rabu (15/6/2016) dinihari.

Kepala Pencegahan dan Siap Siaga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam, Zulkarnain mengatakan, batu yang menimpa dan menghantam rumah warga akibat longsor dari guyuran hujan beberapa hari lalu.

"Longsor itu terjadi dini hari akibat tanah di tebing tidak mampu lagi menahan. Batu dan tanah pun langsung jatuh kemudian menghantam tembok rumah warga di bagian dapur," kata Zulkarnain, Rabu (15/6/2016) siang.

Tanah longsor membawa serta batu berdiameter rata-rata 1,20 meter.

Karena posisi rumah warga berada di samping bukit, membuat batu dan tanah langsung menghantam tembok rumah warga.

Lubang besar pada dinding rumah warga pun terlihat dengan diameter lebih 1 meter.

Akibat kejadian tersebu, beberapa warga langsung mengungsi ke tempat lain.

Mereka khawatir terjadi longsor susulan.

Menurutnya, konsep atau tata letak bangunan perumahan warga yang berdiri tepat disamping bukit terjal sudah tidak sesuai dan sangat membahyakan.

Apalagi bukit sengaja dipotong pihak pengembang (developer), sehingga bentuknya menjadi sedikit miring bahkan hampir berdiri vertikal (90 derajat).

"Ini jelas berbahaya. Memang hampir seluruh developer yang ada tidak memperhatikan keamanan warga yang akan menempati rumah yang dirikan, apalagi ini tepat di samping bukit," kata Zulkarnain.

Pihaknya telah melakukan survei lokasi dan menemukan bahwa pihak pengembang tidik memasang batu miring atau kawat penyangga di badan bukit yang berdiri terjal di smping perumahan warga.

"Ternyata memang tidak ada batu miringnya. Padahal letaknya itu sangat bahaya ini," tegasnya. (*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved