Bocah-Bocah di Jalur Gaza Palestina Ikut Mendoakan Kesembuhan AA Gym

Tak hanya dari Indonesia, warga muslim yang ada di Gaza pun ikut mendoakan. Bocah-bocah yang berada di Gaza Palestina ikut mendoakan Aa Gym.

Bocah-Bocah di Jalur Gaza Palestina Ikut Mendoakan Kesembuhan AA Gym
kabarmakkah.com
Doa anak-anak di Jalur Gaza Palestina untuk kesembuhan Aa Gym. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Kabar tentang sakitnya da'i kondang dan pemilik pesantren Daarut Tauhiid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym (54), telah menyebar luas lewat berbagai sosial media dengan begitu cepat.

Berbagai lapisan masyarakat yang ada di Indonesia pun mendoakan kesembuhan sang da'i tersebut.

Aa Gym diketahui jatuh sakit pada Minggu (19/6/201), pukul 17.32 WIB dan ia menyampaikan sebuah pesan lewat video bahwa ia baik-baik saja.

Hal ini seiring dengan munculnya pemberitaan sebagian media yang tidak bertanggung jawab yang menyatakan bahwa Aa Gym telah meninggal dunia.

Dalam video itu juga Aa Gym memberikan wasiat kepada umat islam yang sebisa mungkin untuk dilaksanakan demi terjaganya agama Allah di muka bumi.

Hingga saat ini Aa Gym masih mengalami masa pemulihan dengan dibantu doa dari berbagai masyarakat dan para santrinya.

Tak hanya dari Indonesia, warga muslim yang ada di Gaza pun ikut mendoakan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh bocah-bocah yang berada di Gaza Palestina.

Mereka pun menulis doa tersebut dan telah tersebar di media sosial.

"Doa kami untuk ustadz AA Gym. Semoga lekas sembuh ya..!" tulis mereka.

Memang anak-anak tersebut merupakan para santri Baitul Quran yang dimiliki oleh Daarut Tauhiid di Gaza. Pendirian bangunan Baitul Quran itu sebagai bentuk kepedulian Daarut Tauhiid atas masyarakat yang ada di Gaza, khususnya terhadap anak-anak yang menjadi penerus perjuangan Palestina.

Sebelum jatuh sakit, Aa Gym dikabarkan sempat membuat santrinya di Daarut Tauhiid menangis lantaran isi ceramahnya.

Aa Gym memang sering menceramahi santrinya, namun kali itu berbeda sebab ada pesan terkait menghadapi datangnya ajal.

Pesan tersebut yakni tidak menunda taubat, selalu mengingat kematian, jika ingin meninggal dalam khusnul khatimah maka harus memperbanyak husnudzon ke Allah, tidak menunda kewajiban, tidak menyia-nyiakan nikmat, dan menjauhi maksiat.

Pesan Aa Gym tersebut seakan-akan menyiratkan tanda akan datangnya kematian. (bangkapos)

Editor:
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved