Jumat, 10 April 2026

Pemulung Makin Banyak. Pria Ini Hanya Bisa Memulung Pagi-Sore. Diluar Itu Diprotes Pemulung Lain

Pemulung ini dalam kesehariannya mengumpulkan kaleng dan kardus di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kecamatan Bengkong

Editor: Mairi Nandarson
TRIBUN BATAM/BOBI
Seorang pemulung mencari barang bekas dekat Tempat Pembuangan Akhir di Bengkong 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Bobi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sekilas kita tidak akan menemukan sesuatu yang aneh dari aktivitas pemulung di beberapa daerah di Batam.

Mereka terlihat mengumpulkan beragam jenis barang bekas untuk dijual kembali.

Aktivitas tersebut jamak ditemui di kota-kota besar.

Sesuatu yang unik Tribun temui ketika berbincang dengan pria yang hanya mengenalkan nama marganya, Napitupulu.

Pemulung ini dalam kesehariannya mengumpulkan kaleng dan kardus di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kecamatan Bengkong.

Ia menuturkan, saat ini di TPS tempat ia biasa mulung sudah semakin sulit, hal ini dikarenakan semakin ramainya orang yang mencari barang bekas yang bisa dijual kembali.

Ia mengakui kini hanya bisa mulung dari pagi hingga menjelang sore, karena di waktu sorenya akan ada pemulung lain yang gantian mulung di tempat tersebut.

Jika ia tetap bertahan sampai sore maka akan diprotes pemulung lain.

"Dulu enak, yang nyari sedikit tapi barangnya banyak, sekarang susah, kayak shif-shifan kita.

Beginilah namanya cari makan susah" katanya di sela kegiatan memulung.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Sabtu, 25 Juni 2016

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved