Jumat, 10 April 2026

25 Persen Pengguna Narkoba Pelajar dan Mahasiswa. BNN Minta Keluarga Ikut Mencegah

Berdasarkan penelitian BNN dan Puslitkes UI tahun 2015, 25 persen dari 4 juta penyalah guna narkoba di Indonesia adalah pelajar dan mahasiswa

Editor: Mairi Nandarson
Istimewa
ilustrasi say no narkoba 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 26 Juni 2016, BNN Kota Tanjungpinang mengadakan Talkshow di Statiun Radio Republik Indonesia Kota Tanjungpinang, Jumat (24/6/2016).

Kegiatan tersebut mengangkat tema Mendengarkan Suara Hati Anak-Anak dan Generasi Muda merupakan Langkah Awal Untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat dan Aman dari Penyalahgunaan Narkoba.

Dalam kegiatan itu hadir sebagai narasumber Abdul Hasyim Panggabean Kepala BNN Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah Walikota Tanjungpinang didampingi Riono Sekdako Tanjungpinang dan Rustam Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.

Kepala BNN Kota Tanjungpinang Abdul Hasyim Panggabean mengatakan fenomena penyalahgunaan narkoba pada anak-anak dan kaum muda akhir-akhir ini sudah menghawatirkan.

Berdasarkan penelitian BNN dan Puslitkes UI tahun 2015, 25 persen dari 4 juta penyalah guna narkoba di Indonesia adalah pelajar dan mahasiswa.

"Permasalahan itu dimulai dari rumah atau keluarga. Saat ini akibat tuntutan jaman, banyak orangtua sibuk dengan kerja, keduniawian yang menjadikan mereka lupa, akan fungsinya sebagai orangtua," katanya.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah sepakat dengan hal tersebut.
Karena itu peringatan HANI 2016 di dalam mengantisipasi dan memerangi narkoba penting.

"Kita semua harus bekerjasama dengan Pemda, Polri, TNI dan seluruh lapisan masyarakat.

Bukan hanya tugas BNN semata. Pengawasan orangtua pada intinya. Di awasi dengan ekstra.

Anak-anak awalnya konsumsi lem, maka kebutuhan dia untuk ngelem akan meningkat dan beralih menggunakan narkoba yang lain," katanya.

Oleh karena itu Lis mengajak stakeholder, bersatu bersama masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Dia juga meminta masyarakat agar lebih peduli lagi terhadap keluarganya.

"Mulailah pencegahan penyalahgunaan narkoba dari diri sendiri kemudian keluarga,"kata Lis.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved