Usai Disidang, Pekerja Ilegal Asal Tiongkok langsung Dideportasi

"Dia dideportasi setelah selesai membayar pidana denda yang disangka kan ke padanya,"

Usai Disidang, Pekerja Ilegal Asal Tiongkok langsung Dideportasi
TRIBUN BATAM/AMINNUDIN
dok - Sidak yang dilakukan oleh Disnaker Bintan di Subkon PT BAI. Dalam sidak tersebut, delapan TKI Ilegal diamankan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Zang Lie, tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang beberapa waktu lalu diamankan imigrasi akhirnya dideportasi ke negara asalnya Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Sebelumnya, Zang Lie diamankan beberapa waktu lalu lantaran terjaring razia pekerja ilegal oleh imigrasi.

"Dia dideportasi setelah selesai membayar pidana denda yang disangka kan ke padanya,"kata Muhammad Noor, petugas Imigrasi Tanjunguban, Kamis (30/6/2016).

Pidana denda yang dibayarkan pekerja ilegal asal Tiongkok tersebut merupakan keputusan pengadilan negeri (PN) Tanjungpinang belum lama ini atas kasus penyalahgunaan keimigrasian.

Zang Lie dipulangkan ke Tiongkok dengan menggunakan maskapai Garuda Airway (GA) 894 dari Bandara Udara Soekarno-Hatta Jakarta ke Shanghai, Tiongkok.

"Yang bersangkutan diberangkatkan dengan dikawal petugas dari kita (Imigrasi) Jakarta langsung ke Tiongkok,"kata Noor.

Sebelumnya, pekerja asal Tiongkok, Zang Lie saat diamankan pada 2 Juni lalu bekerja di PT Singatac Lobam.

Dia tak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian kepada petugas Imigrasi seperti Paspor serta izin tinggal.

Karena itu dianggap melanggar peraturan Pasal 116 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

Ia menambahkan, dalam hal ini pihaknya tak mau memberikan toleransi terhadap segala pelanggaran keimigrasian yang sudah menjadi ketetapan di Indonesia.

Sehingga, apabila ditemukan adanya orang asing yang menetap dan bekerja tanpa dilengkapi dokumen yang lengkap bukan tak mungkin akan diusir dari Indonesia.

"Kantor Imigrasi akan melakukan tindakan keimigrasian terhadap orang asing yang terbukti melanggar peraturan keimigrasian berupa pengusiran maupun upaya projustisia." ungkap Noor.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved