BPS Kepri: Daya Beli Petani Kepri Menguat Tipis
ubsektor tanaman pangan menjadi penyumbang terbesar terhadap peningkatan nilai tukar petani.
Laporan Tribun Batam, Agoes Sumarwah
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Dibanding sektor perkotaan, meskipun tipis sektor pedesaan di Kepri sebulan terakhir justru menunjukkan perbaikan pendapatan.
Ditandai dengan kenaikan nilai tukar petani sebagai indikator kemampuan daya beli petani sebesar 0,53 persen dibanding kondisi bulan April lalu.
Subsektor tanaman pangan menjadi penyumbang terbesar terhadap peningkatan nilai tukar petani.
"Andilnya 101,29 persen," tulis Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri dalam laporan akhir bulannya, kemarin.
Kemudian subsektor hortikultura sebesar 102,71. Menyusul kemudian subsektor tanaman perkebunan rakyat dengan nilai tukar petani sebesar 82,79.
Lanjut subsektor peternakan juga naik sebesar 105,01 dan subsektor Perikanan sebesar 108,66.
Praktis berdasar data BPS, semua subsektor menyumbang perbaikan daya beli petani yang berimbas pada pendapatan bulanan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-petani-di-kepri_20160710_200716.jpg)