Piala Eropa 2016

Terasa Kejam Bagi Kami, Alami Kekalahan Seperti Ini, Kata Pelatih Perancis Didier Deschamps

Faktor lainnya juga berasal dari Rui Patricio. Penjaga gawang Portugal itu bermain gemilang sepanjang 120 menit

Terasa Kejam Bagi Kami, Alami Kekalahan Seperti Ini, Kata Pelatih Perancis Didier Deschamps
AFP PHOTO / Valery HACHE
Pelatih Perancis Didier Deschamps 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SAINT-DENIS - Pelatih Perancis, Didier Deschamps, sangat kecewa dengan kekalahan timnya pada final Piala Eropa 2016. Namun, ia tetap tegar menerima hasil tersebut.

Sepanjang turnamen, tim asuhan Deschamps bisa dikatakan tampil bagus. Bahkan pemain mereka, Antoine Griezmann, menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan enam gol.

Sayangnya, kegemilangan tersebut tak ditutup dengan kebahagiaan. Pada laga final di Stade de France, Minggu (10/7/2016), Perancis kalah 0-1 dari Portugal lewat gol Eder pada babak perpanjangan waktu.

"Tak ada kata-kata yang bisa diungkapkan. (Hasil) Ini adalah kekecewaan yang besar, dan butuh waktu bagi kami untuk menerimanya," ujar Deschamps seusai laga, seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

"Kami menang dan menderita bersama-sama. Tentu akan sangat indah jika kami bisa mempersembahkan trofi untuk orang-orang Perancis. Sayangnya, hal itu tak terjadi," kata eks pelatih AS Monaco dan Juventus itu.

Sejatinya, Perancis tampil lebih mendominasi. Menurut statistik UEFA, Perancis menguasai 53 persen laga, dan tercatat melepaskan 18 tembakan yang tujuh di antaranya tepat sasaran.

Namun, berbagai upaya pasukan Les Bleus, julukan timnas Perancis, tidak menemui sasaran, termasuk sepakan Andre-Pierre Gignac yang masih membentur tiang gawang pada akhir babak kedua.

Faktor lainnya juga berasal dari Rui Patricio. Penjaga gawang Portugal itu bermain gemilang sepanjang 120 menit.

"Kami memiliki sejumlah peluang, demikian pula Portugal. Namun, sayangnya mereka bisa mencetak gol. Kami membuang kesempatan besar untuk menjadi juara Eropa," tutur Deschamps.

"Terasa kejam memang jika kalah dengan cara seperti ini. Saya harus ucapkan selamat kepada Portugal," ucapnya.

Kegagalan Perancis menjuarai Piala Eropa di negeri sendiri mirip dengan Portugal 12 tahun lalu. Ketika itu, Portugal kalah 0-1 dari tim kejutan, Yunani.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved