China Berencana Gelar Turnamen Sepakbola Antar Negara. Libatkan Eropa dan Amerika Latin

Wanda mengaku telah mencapai kesepakatan dengan FIFA terkait penyelenggaraan Piala China agar diakui sebagai turnamen resmi

Dok. ESPN FC
Pemilik Wanda Group, Wang Jianlin. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Perusahaan konglomerat China yang bergerak di bidang properti, hiburan, dan olahraga, Wanda Group, merencanakan turnamen sepakbola tahunan bernama Piala China.

Nantinya, turnamen ini akan melibatkan empat tim nasional.

Pada Rabu (13/7/2016), Wanda mengaku telah mencapai kesepakatan dengan FIFA terkait penyelenggaraan Piala China agar diakui sebagai turnamen resmi.

Dengan demikian, hasil pertandingan Piala China dapat memengaruhi posisi pesertanya dalam Peringkat Dunia FIFA.

Dalam turnamen yang rencananya digelar mulai 2017 itu, Wanda akan mengundang timnas papan atas dunia dari Benua Eropa dan Amerika.

Dengan menghadapi negara sepak bola yang berkualitas, China pun diharapkan bisa belajar dari lawan-lawannya.

"Kami bertujuan untuk menjadikan kompetisi sepakbola kami sebagai yang terbaik di Asia. Kami akan melakukan semua tindakan demi mencapai hal tersebut," ujar pemilik Wanda, Wang Jianlin, seperti dikutip dari ESPN FC.

Sejak dipimpin Presiden Xi Jinping, China memang terlihat serius dalam mengembangkan sepak bolanya.

Para pengusaha di sana pun telah berinvestasi besar-besaran di kompetisi domestik demi mendongkrak prestasi timnasnya yang kini menempati peringkat ke-81 FIFA.

"Sebagai orang yang bergerak di industri sepakbola, dengan penuh semangat, kami berkewajiban untuk memajukan sepak bola China," kata Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola China (CFA), Yu Hongchen.

Beberapa tahun belakangan ini, kompetisi sepak bola China kerap menarik perhatian. Sejumlah klub di sana berani menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pemain kelas dunia.

Tiga bulan yang lalu, CFA telah mencanangkan target jangka panjang, yakni menjadikan China sebagai salah satu negara sepakbola yang kuat pada 2050.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved