ALHAMDULILLAH Tidak Ada WNI Jadi Korban dalam Teror Truk Maut di Perancis

Sejauh ini, berdasarkan penelusuran KJRI Marseille, tidak ada WNI yang menjadi korban dari tragedi di kota Nice.

ALHAMDULILLAH Tidak Ada WNI Jadi Korban dalam Teror Truk Maut di Perancis
AP
Korban-korban tragedi truk maut di Nice, Perancis. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MARSEILLE - Pemerintah Indonesia mengutuk keras serangan truk maut di kota Nice yang menewaskan setidaknya 77 orang, Kamis (14/7/2016) malam, di tengah perayaan Bastille Day.

Hal ini disampaikan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Marseilles dalam pernyataan resminya yang diterima Kompas.com, Jumat (15/7/2016) siang.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan simpati serta dukacita kepada semua korban tragedi ini, terutama keluarga korban tewas.

KJRI Marseille menambahkan, setelah informasi tragedi tersebut didengar Kementerian Luar Negeri RI, maka Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memerintahkan pihak KJRI yang membawahkan wilayah Perancis Selatan untuk memastikan kondisi WNI.

Sejauh ini, berdasarkan penelusuran KJRI Marseille, tidak ada WNI yang menjadi korban dari tragedi di kota Nice.

Meski demikian, KJRI terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dengan melakukan penelusuran ke rumah-rumah sakit dan menghubungi WNI yang tinggal di Nice dan sekitarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki KJRI, terdapat sedikitnya 725 WNI di Perancis Selatan serta sekitar 10 keluarga WNI tinggal di Nice dan sekitarnya.

WNI di sekitar Nice dan keluarga mereka di Indonesia yang memerlukan informasi dapat langsung menghubungi nomor hotline KJRI Marseille +33618221283 dan hotline Perlindungan WNI Kemenlu 0812900700271.(kompas.com, Ervan Hardoko)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved