Obama Sebut Truk Maut di Perancis sebagai Serangan Teroris yang Mengerikan

Presiden AS Barack Obama, Kamis (15/7/2016) waktu setempat, mengecam tragedi di kota Nice, Perancis.

Obama Sebut Truk Maut di Perancis sebagai Serangan Teroris yang Mengerikan
www.independent.ie
Truk maut yang menghantam kerumunan warga di Nice, Perancis, Kamis (14/7/2016) waktu setempat. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC- Presiden AS Barack Obama, Kamis (15/7/2016) waktu setempat, mengecam tragedi di kota Nice, Perancis dan menyebutnya sebagai sebuah serangan teroris yang sangat mengerikan.

Dalam pidatonya, Obama juga menawarkan bantuan kepada pemerintah Perancis yang saat ini tengah melakukan investigasi terhadap insiden yang menewaskan lebih dari 70 orang itu demi menyeret para pelaku ke pengadilan.

"Atas nama rakyat Amerika, saya mengecam keras serangan teroris mengerikan di Nice, Perancis yang membunuh dan melukai puluhan warga sipil," kata Obama.

Obama menambahkan, bangsa Amerika akan tetap berdiri bersama Perancis, salah satu sekutu terdekat AS, di saat negeri itu merespon tragedi ini.

"Kami tahu Republik Perancis memiliki karakter dan akan tetap bertahan jauh setelah tragedi mengerikan yang menewaskan banyak orang ini," tambah Obama.

"Dalam peringatan Hari Bastille ini, kita diingatkan akan nilai-nilai perjuangan dan demokrasi yang luar biasa yang membuat Perancis menjadi inspirasi seluruh dunia," dia menegaskan.

Sementara itu, aparat Perancis menyampaikan, korban tewas dalam tragedi di kota Nice itu kini telah mencapai 75 orang serta puluhan orang lain harus dirawat di rumah sakit, 15 orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Insiden ini terjadi delapan bulan setelah serangan maut yang diklaim Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada November tahun lalu di sejumlah lokasi di Paris, menewaskan 130 orang.

Akibat serangan itu, pemerintah Paris menetapkan keadaan darurat sejak 13 November 2015 dan seharusnya kondisi darurat itu dicabut akhir tahun ini.

Kota pesisir Laut Tengah, Nice yang memiliki pantai dan lautan berwarna biru jernih menjadi salah satu tujuan wisata paling populer bagi pencari sinar matahari dan kalangan elite sejak abad ke-19.(kompas.com)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved