Saya Memang Salah Pak Hakim. Mohon Keringanan Hukuman, Kata Terdakwa Kasus Narkoba

Saya punya anak istri dan mohon keringanan hukuman," kata Tedjo menyampaikan pembelaan (Pledoi)

Saya Memang Salah Pak Hakim. Mohon Keringanan Hukuman, Kata Terdakwa Kasus Narkoba
TRIBUN/ZABUR A
Tejo Baskoro meminta keringanan hukuman atas tuntutan seumur hidup yang disampaikan kepada Majelis Hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (18/7/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tejo Baskoro terdakwa pengendalian narkoba jenis sabu dari dalam Lapas meminta keringanan hukuman kepada Majelis Hakim atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut seumur hidup, yang disampaikan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (18/7/2016).

"Saya memang salah pak Hakim, atas perbuatan yang sudah dilakukan.

Saya punya anak istri dan mohon keringanan hukuman," kata Tedjo menyampaikan pembelaan (Pledoi).

Tejo sendiri mengaku kalau dia yang mengendalikan penjemputan sabu kepada dua rekannya itu.

"Saya yang salah. Untuk itu mohon keringan hukuman atas tuntutan seumur hidup Yang Mulia," kata Tejo.

Sementara JPU Susanto Martua tetap dengan tuntuan seumur hidup meski Tejo menyampaikan pembelaan dan alasan untuk keringanan hukuman.

"Kami tetap pada tuntutan Yang Mulia," kata JPU Susanto Martua kepada Majelis Hakim.

Ketua Majelis Hakim Taufik Nainggolan akan membacakan putusan hukuman terhadap terdakwa Tejo pada Senin (25/7/20116) mendatang.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved