Pemko akan Surati Pemda Lain terkait Warga Luar Batam yang Berobat di RSUD tanpa Uang

"Ada beberapa masyarakat dari luar, bukan penduduk Batam, mengalami kecelakaan atau sakit. Begitu ditagih nggak punya BPJS, dan nggak ada uang."

Pemko akan Surati Pemda Lain terkait Warga Luar Batam yang Berobat di RSUD tanpa Uang
tribunnews batam/bobi
Wali Kota Batam Rudi duduk memperhatikan loket layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Kamis (28/4/2016) sekitar pukul 13.15 WIB. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Terkait banyaknya warga luar Batam yang berobat di RSUD Embung Fatimah tanpa disertai kartu BPJS dan menimbulkan beban keuangan bagi RS, Wali Kota Batam, Rudi akan menyurati para kepala daerah para pasien tersebut.

Isi surat itu akan memberitahukan kondisi warganya yang terlantar di Batam.

"Ada beberapa masyarakat dari luar, bukan penduduk Batam, mengalami kecelakaan atau sakit di sini. Begitu ditagih nggak punya BPJS, dan nggak ada uang juga. RSUD kan bergerak ‎dengan pembiayaan juga,"kata Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam, Gintoyono Batong saat berkoordinasi dengan manajemen RSUD, Selasa (19/7/2016).

Pemko Batam akan mendata kembali berapa banyak pasien luar Batam yang tidak punya BPJS.

"Kita akan rekap juga asalnya mereka darimana, dan kita surati kepala daerahnya," ucap dia.

Menurut dia, itu menjdi satu di antara langkah untuk mengatasi beban utang yang dimiliki oleh RSUD.

"Di bilang masyarakat terlantar harusnya ada pernyataan dari Dinsos. Tapi Dinsos bilang ada KTP nya jadi tidak kategori terlantar. Makanya lebih baik disurati kepala daerahnya. Ini loh banyak warga Anda terlantar di sini. Tapi tidak jelas pengurusan kependudukannya. Kan dzholim jadinya kalau kita biayai warga lain, tapi warga sendiri tidak," tuturnya. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved