Mahasiswi Ibnu Sina Batam Hilang

"Dimana Keberadaan Anak Saya Sekarang? Saya Sangat Sayang Dia"

Muari yang sedang sakit sangat terpukul memikirkan dimana keberadaan putri sulungnya, ditambah lagi duka ditinggal suami untuk selamanya.

tribunnews batam/istimewa
Berita tentang hilangnya Lia Arzalinan, mahasiswi STAI Ibnu Sina, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Lemas, lesu, dan tidak bersemangat tampak dari Muari, ibu kandung Lia Arzalinan, mahasiswi STAI Ibnu Sina semester lima Jurusan Hukum Ekonomi Syariah yang meninggalkan rumah, Minggu (3/7/2016) yang lalu.

"Saya tidak tahu mau ngomong apa sekarang, anak saya belum ada kabar, dia juga tidak ada kabar, apa sebenarnya masalah nak?" kata Muari dengan tatapan kosong di rumahnya, Sagulung Baru Blok B2 nomor 9, Sagulung, Rabu (20/7/2016).

Muari yang sedang sakit tersebut menuturkan sangat terpukul memikirkan dimana keberadaan putri sulungnya, ditambah lagi duka ditinggal suami untuk selamanya.

"Pikiran saya tidak tenang, saya tidak tahu mau berbuat apa, tidak ada masalah. Anak saya tidak pulang ke rumah, saya juga tidak tahu dimana keberadaan anak saya sekarang," kata Muari.

Saat ini, Muari juga harus menjalani perawatan dan pemeriksaan kesehatan setiap dua minggu sekali.

"Saya juga harus minum obat setiap hari, selama enam bulan ke depan untuk kesehatan saya,"kata Muari.

Muari saat ini mengidap penyakit paru-paru.

"Ini yang membuat saya sangat terbeban, ditambah lagi putri saya tidak tahu dimana,"katanya dengan raut wajah menahan kesedihan.

Sejak kepergian suaminya, Zamzali, dan anaknya tidak kunjung pulang ke rumah Muari, tidak pernah bisa istirahat, selalu terjaga dalam tidurnya.

"Kapan anak saya pulang, bagaimana sekarang keadaannya. Ini selalu tergiang di dalam pikiran saya,"kata Muari.

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved