Kerusuhan Pecah di Perancis, Belasan Mobil Dibakar dan Bangunan Dirusak
Situasi di kota Beaumont-sur-Oise, Perancis, mencekam setelah tewasnya seorang pria kulit hitam, Adama Traore, yang diikuti kerusuhan.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, PERANCIS – Situasi di kota Beaumont-sur-Oise, Perancis, Kamis (21/7/2016), mencekam setelah tewasnya seorang pria kulit hitam, Adama Traore, yang diikuti kerusuhan.
Bentrokan antara polisi anti huru-hara dan massa berlanjut pada Rabu malam waktu setempat.
Sedangkan otopsi terhadap korban dilakukan pada Kamis (21/7/2016) waktu setempat.
Bom molotov dilemparkan ke arah aparat polisi dan sempat ada upaya untuk membakar balai kota. Delapan orang sudah ditangkap.
Polisi mengatakan Traore menderita serangan jantung, Selasa (19/7/2016), setelah ditahan di kota yang berada di sebelah utara ibu kota Paris tersebut.
Namun keluarga dan teman-temannya mengatakan dia sehat dan 'dipukuli hingga tewas'. Keluarga berharap, otopsi yang dilakukan Kamis ini bisa menyingkap penyebab kematian.
Tahun 2005 lalu kerusuhan marak di beberapa wilayah Perancis selama beberapa pekan setelah dua remaja tewas karena tersengat listrik ketika bersembunyi di gardu listrik saat lari dari penangkapan.
Menurut Agence France-Presse, kerusuhan berawal pada Selasa malam ketika menyebar berita bahwa pria berusia 24 itu tewas tak lama setelah ditangkap polisi.
Pria itu ditangkap atas dugaan ikut campur dalam penangkapan saudaranya terkait kasus pemerasan.
Jaksa setempat, Yves Jannier, mengatakan Traore 'pingsan ketika dalam perjalanan' ke kantor polisi. Petugas medis yang dipanggil tak berhasil menyadarkannya lagi.
Namun saudaranya, Baguy yang berbicara kepada kepada koran Le Parisien, ketika keluar dari mobil polisi yang lain menyaksikan Traore tergeletak di lantai.
Kata Baguy, seorang polisi, dengan percikan darah di bajunya, mengatakan Traore sedang 'berpura-pura'.
"Kami tahu hal itu akan ditutup-tutupi. Kami tahu jika kami tidak membakar maka tidak akan ada yang terungkap, begitulah perasaan kami," kata Ornel (24), yang ikut dalam aksi kerusuhan.
Dalam bentrokan Selasa malam, lima aparat polisi cedera, sembilan mobil dibakar, dan beberapa bangunan umum dirusak.
Sementara Rabu malam, sekelompok pengunjuk rasa berkumpul di depan kantor polisi dan meneriakkan kata-kata 'Keadilan untuk Traore’.
Massa membakar setidaknya 15 mobil. (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/perancis-sering-dilanda-kerusuhan_20160722_081623.jpg)