Breaking News:

Wow, 40 Rumah Tidak Layak Huni di Karimun Dibedah Presiden

Selain itu, masyarakat juga akan dibantu fasilitas umum. Fasilitas ini akan disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat

Penulis: | Editor: Alfian Zainal
Wow, 40 Rumah Tidak Layak Huni di Karimun Dibedah Presiden
Tribunnews Batam / Istimewa
Bedah Rumah bagi warga yang tidak mampu. Foto Ilustrasi

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Presiden Joko Widodo melalui Kementrian Sosial membuat program bedah rumah untuk rumah-rumah masyarakat yang tidak layak huni. Dalam program bertajuk Wacita ke-III ini. sebanyak 40 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Karimun akan direnovasi.

Puluhan rumah yang akan dibedah Presiden Jokowi tersebut terdapat di Kecamatan Belat dan Kecamatan Kundur Utara.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Dendi, mengatakan, program Presiden tersebut memang diprioritaskan untuk daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Rencananya pada Agustus nanti tim dari Kemensos akan turun untuk melakukan validasi.

"Khusus untuk tahun 2016 ini baru menerima 40 unit rumah penduduk tidak layak huni. Lokasinya di Belat dan Kundur Utara," kata Dendi, Selasa (26/7).

Ditambahkan Dendi, selain bantuan bagi 40 rumah, Kemensos juga akan memberikan bantuan kepada 400 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong masyarakat penghasilan rendah di Kecamatan Belat dan Kundur Utara.

"Selain itu, masyarakat juga akan dibantu fasilitas umum. Fasilitas ini akan disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat," tambah Dendi.

Dendi menyebutkan jika program bantuan khusus bagi masyarakat perbatasan akan dilakukan berkala. Setiap tahun hingga program tersebut dianggap selesai maka Karimun dan daerah terluar akan mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan.

"Kalau tidak salah bantuan khusus bagi daerah perbatasan ini sampai 2019," ujar Dendi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved