Reshuffle Pejabat Pemko Batam

Rudi-Amsakar Butuh Pejabat yang Cepat Respon Masalah Warga. Jika Tidak, Selesai!

Wakil Wali Kota Batam mendambakan pejabat yang cepat merespon persoalan di masyarakat.

Rudi-Amsakar Butuh Pejabat yang Cepat Respon Masalah Warga. Jika Tidak, Selesai!
tribunnews batam/istimewa
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad saat mengikuti acara Musyawarah Nasional (Munas) V, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Jambi, 27-28 Juli 2016. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Wakil Wali Kota Batam mendambakan pejabat yang cepat merespon persoalan di masyarakat.

"Sudah berkali-kali saya katakan di rapat SKPD (satuan kerja perangkat daerah), yang kami butuhkan itu speed. Kecepatan merespon persoalan," kata Amsakar, baru-baru ini.

Amsakar bahkan mencontohkan hal tersebut seperti lomba lari.

Dia dan Wali Kota Batam Rudi, tak ingin pembantu mereka kerja tertinggal jauh di belakang.

"Kalau kami larinya 80-100 km per jam. SKPD itu mestinya 65-70. Kalau masih di bawah 50 km per jam. Shadaqallaahul adzim. Selesai," ujarnya.

Amsakar juga menyinggung soal permasalahan kinerja SKPD di Kota Batam yang terus berulang.

Jika lambat, ini menandakan pejabat di SKPD tersebut sudah mesti dirotasi atau dimutasi ke tempat lain.

"Sesuatu yang muncul berkali-kali. Itu menandakan tingkat kreasi dan inovasinya tak jalan. Setiap tahun itu (masalahnya) tak sudah-sudah. Tak ada terobosan. Mungkin memang sudah harus dirotasi atau dimutasi ke tempat lain," kata Amsakar.

Amsakar tak mau menyebutkan soal nama. Yang jelas, katanya, dia sudah membahas hal tersebut bersama pimpinannya.

Mereka sepakat, hanya saja nama-nama tersebut belum dapat diumumkan.

"Calon saya sama dengan Pak Wali. Tapi belum dapat diumumkan," ujarnya.

Dia menegaskan, siapapun SKPD yang akan duduk nanti, semuanya tak akan jauh-jauh dari orang yang sudah ada saat ini. Tinggal penentuan dirotasi, mutasi atau promosi.

"Kalau berbicara soal siapa menempati mana? Itu tak jauh-jauh dari rotasi. Orangnya itu-itu juga, tempatnya saja yang berubah. Kalau promosi, dari bawah naik ke atas. Kalau mutasi, bisa dua itu, rotasi dan promosi," kata Amsakar.

"Yang jelas, yang kami butuhkam bagaimana cara SKPD responsif terhadap persoalan masyarakat," sambungnya. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved