Breaking News:

Soal Bandara Jemaja. Ini Perkembangannya Menurut Kepala Dishub Anambas

Tunggu saja, nanti kalau disampaikan lagi kapan (beroperasinya,red), saya dibilang pembohong lagi, katanya

Penulis: Tyan | Editor: Mairi Nandarson
Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman
Pembangunan Bandara Jemaja di Kecamatan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas. Memasuki hari ketujuh bulan puasa tahun ini, namun bandara tersebut belum juga dioperasikan. Foto diambil Minggu(12/6/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas, Masykur enggan berkomentar ketika disinggung mengenai pengoperasian Bandara Jemaja.

Meski demikian, ia menyebut pelaksanaan operasional Bandara yang dibangun sejak 2013 itu untuk sementara menggunakan sistem manual.

"Tunggu saja, nanti kalau disampaikan lagi kapan (beroperasinya,red), saya dibilang pembohong lagi.

Namun yang jelas, berkaitan dengan navigasi udara, dilaksanakan sementara secara manual. Seperti melihat beberapa sisi menggunakan CCTv dulu.

Komunikasi ke pesawat menggunakan radio dulu. Yang kita bicarakan ini standar keselamatan minimal," ujarnya Selasa (2/8/2016).

Ia mengatakan, Kementerian Perhubungan sedang mengupayakan mobil pemadam kebakaran dari Dabo, Kabupaten Lingga untuk Bandara Jemaja.

Selain itu, pihak Kemenhub menurutnya juga tengah melakukan overlay (penambahan aspal) pada sisi udara dari runway sepanjang 900 meter.

"Ada satu unit mobil pemadam kebakaran, saat ini tengah koordinasi. Ini kami ketahui saat verifikasi yang dilakukan tim Kemenhub kemarin.

Untuk runway, sekarang sedang tahap penambahan 600 meter. Sehingga total nanti mencapai 1.500 meter," katanya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Rabu, 3 Agustus 2016

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved