KM Lawit Terdampar di Tambelan, Ini penyebabnya

Berdasarkan informasi, kapal hendak putar haluan, dan menabrak karang yang ada di perairan tersebut. Tapi tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut

KM Lawit Terdampar di Tambelan, Ini penyebabnya
pontianak.tribunnews.com
KM Lawit 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Kapolsek Tambelan Ipda Sopan, di Tambelan menyampaikan, terkait kandasnya KM Lawit di perairan pulau Tanjung Ayam, Tambelan, seluruh penumpang selamat. KM Lawit paparnya terdampar pada Selasa (2/8/2016) kemarin, sekitar jam 2 pagi. Kapal tersebut kandas akibat menabrak terumbu karang saat keluar dari pulau Tambelan.

"Berdasarkan informasi, kapal hendak putar haluan, dan menabrak karang yang ada di perairan tersebut. Tapi tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut," tegasnya. Sopan mengatakan, saat mendapatkan informasi kabar KM Lawit Kandas, ia sedang bersama anggota TNI angkatan laut yang berjaga di pos AL Tambelan dan Syahbandar Sintete, daerah Kalimantan.

"Di situ kita berdiskusi bersama untuk mencari solusi mengeluarkan atau menarik kapal perinris itu dari kawasan terumbu karang," kata dia. Disepakati, kata Sopan, KM Lawit ditarik dari kawasan terumbu karang dengan menggunakan seluruh kapal yang berada di Kecamatan Tambelan. Usaha penarikan kapal penumpang yang melibatkan puluhan kapal ikan akhirnya membuahkan hasil.

Sekitar pukul 10.45 WIB, KM Lawit bebas dari jeratan karang dan kembali belayar menuju pulau-pulau yang ada di Provinsi Kepri. "Usaha penarikan menelan waktu 9 jam. Sekitar pukul 11.00 WIB situasi dan kondisi kembali membaik. Dan akhirnya KM Lawit belayar kembali," katanya.

Namun, Kepala Bidang (Kabid) Operasional PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Ismed membantah jika kandasnya KM Lawit itu akibat menabrak terumbu karang. Jika menabrak, kata dia, bisa dipastikan kapal perintis itu mengalami kebocoran di bagian lambung dan tenggelam. Namun kenyataannya kapal sudah bisa belayar kembali melayani keberangkatan penumpang menuju Kabupaten Natuna, Lingga dan Anambas

"Gak mungkin tabrak karang. Kalau tabrak pasti bocor kapalnya dan tenggelam. Nyatanya kapal sudah berlayar kembali kok. Ada-ada sajalah info itu," katanya sambil tertawa. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved