Saya Masih Bingung Mau Diapakan Uang Ini

Meski telah menerima uang belasan juta Rupiah melalui rekeningnya, namun dirinya masih bingung ketika disinggung mengenai penggunaan uang bantuan

Saya Masih Bingung Mau Diapakan Uang Ini
tribunbatam/septyan mulia rohman
Kebakaran di Anambas 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Henok kini bisa bernapas lega. Pria yang menjadi korban kebakaran Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan pada bulan Mei 2016 kemarin, mengaku bersyukur ketika disinggung mengenai bantuan yang telah disalurkan dari Pemerintah Kabupaten.

Meski telah menerima uang belasan juta Rupiah melalui rekeningnya, namun dirinya masih bingung ketika disinggung mengenai penggunaan uang batuan tersebut.

"Sudah tadi baru periksa. Belum tahu juga mau diapakan uang ini. Namun, yang jelas bersyukur lah. Kawan yang menjadi korban pun juga menyampaikan seperti itu," ujarnya Senin (8/8/2016).

Ia pun sempat pasrah ketika belum ada kejelasan mengenai bantuan korban kebakaran. Ketika itu, proposal yang diminta untuk disampaikan sebagai dasar untuk mendapatkan bantuan tersebut. Bangunan berukuran 15x15 meter yang hangus dilalap api itu pun, ia bangun dengan biaya mencapai ratusan juta Rupiah.

"Ketika kejadian itu, saya tengah berada di luar. Kebetulan ketika itu, ada tugas untuk saya berangkat. Ketika pulang, sudah seperti itu. Untuk sementara ini, saya tinggal sementara tidak jauh dari pasar," ungkapnya.

Pemberian bantuan untuk korban kebakaran ini pun dibenarkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Bakesbangpol dan PBD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Mirwansyah.

Kepada sejumlah awak media, pemberian bantuan dengan jumlah bervariasi mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 20 juta itu, diberikan kepada 21 Kartu Keluarga berdasarkan data dari pihak desa.

"Pemberian bantuan ini langssung ke rekening korban. Jum'at (5/8) kemarin sudah kami salurkan. Besaran bantuan untuk korban ini melihat kepada kerugian materi yang dialami oleh korban," ungkapnya.

Total bantuan yang diberikan untuk membantu korban kebakaran yang terjadi pada dini hari itu pun mencapai Rp 280.500.000,00. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan beban korban musibah kebakaran yang menghanguskan harta benda termasuk memakan korban jiwa itu.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban korban kebakaran," tutupnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved