Maling di Perum Golden Land Ini Masih Kritis
Diteriaki maling, pelaku kritis dihajar massa hingga babak belur dan kini kritis di rumah sakit
BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pelaku pencurian di Perum Golden Land, Batam Kota, Minggu (7/8/2016) malam babak belur dihajar masa.
Saat ini, kondisi pelaku kritis dan harus dirawat di Rumah Sakit Santa yang ada di Batam Centre.
Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin mengatakan, akibat dihajar masa, sampai saat ini pelaku tidak sadarkan diri. Dan sejauh ini masih terus dirawat secara intensif. "Dia masih kritis, sejauh ini belum sadarkan diri," sebut Arwin, Selasa (9/8/2016) siang.
Kejadian ini bermula ketika Inka Putri Saragih baru pulang dari jalan bersama Liston sang pacar. Sesampai dirumah, mereka menyalakan televisi sambil rehat sejenak.
Tiba-tiba saja, terdengar suara gesekan dari arah belakang tempat mereka duduk. Setelah menoleh kebelakang, ternyata tas sandang yang ia bawa tadi sudah tidak ada. Spontan, Liston langsung berlari keluar rumah.
Ketika itu, ia melihat pelaku tengah berlari dan berusaha meloncat pagar rumahnya. "Otomatis dia teriak maling. Teriakan itu menjadi perhatian warga," sebut Arwin lagi.
Mendengar teriakan tersebut, warga langsung menangkap dan menghajar DI secara membabi buta hingga ia tidak sadarkan diri dan akhinya dilarikan kerumah sakit.
"Kalau anggota saya kemarin itu datangnya telat, mungkin dia sudah tewas. Karena sejauh ini korban masih tidak sadarkan diri," sebut Arwin lagi.
Atas peristiwa tersebut, polisi mengamankan tas milik Liston yang berisikan Handphone. Selain itu, polisi juga menyita sepeda motor tersangka yang berinisial DI. dari hasil penggeledahan, ditemukan sebuah pisau di dalam jok motor DI. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-pencurian-ponsel_20160619_123007.jpg)