Olimpiade Rio 2016

Tujuh Kali Berjuang Ikut Olimpiade Demi Satu Alasan, Mengobati Anaknya yang Menderita Leukimia

Satu hal yang saya takutkan dalam hidup hanyalah cedera. (Bila itu terjadi) saya tidak akan mampu mengumpulkan uang untuk pengobatan Alisher

Tujuh Kali Berjuang Ikut Olimpiade Demi Satu Alasan, Mengobati Anaknya yang Menderita Leukimia
Dailymail
Pesenam Uzbekistan Oksana Chusovitina 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, RIO DE JENEIRO - Pesenam asal Uzbekistan bernama Oksana Chusovitina selalu mendapat perhatian di setiap kejuaraan senam dunia, termasuk Olimpiade Rio 2016, Brasil.

Usianya suah 41 tahun dan ia harus bersaing dengan pesenam negara lain yang usianya sama dengan usia anaknya. Bahkan, sebagian besar dari mereka belum lahir ketika dirinya sudah menjadi pesenam.

Tahun ini merupakan kali ketujuh baginya hadir di ajang olahraga terbesar di dunia tersebut, sejak tahun 1992.

Selain paling senior dan menjadi panutan bagi para pesenam muda, Oksana dalam karirnya pernah berjuang untuk tiga negara, Uni Soviet, Uzbekistan dan Jerman.

Bagaimana bisa?

Di balik itu, ternyata ada kisah tragis yang membuat dirinya seperti kutu loncat tersebut. Bahkan, seperempat abad sudah Oksana berjuang agar selalu lolos kualifikasi.

Ia tidak hanya berjuang demi sebuah medali atau bendera negara, seperti atlet lainnya.

Tetapi, ia mengumpulkan uang untuk menyelamatkan jiwa putranya yang menderita kanker darah atau leukimia sejak 14 tahun lalu.

Putranya itu bernama Alisher. Ia didiagnosis menderita leukemia sejak berusia tiga tahun. Kini usianya sudah 17 tahun.

Demi pengobatan Alisher itulah pesenam ini seakan "jungkit balik antara langit dan bumi". Oksana sudah menjual rumahnya dan harus terus mengumpulkan uang untuk pengobatan putranya. Sampai akhirnya ia kemudian pindah ke Koln, Jerman untuk perawatan Alisher.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved