Cemburu Karena Hendak Bertemu Mantan Suaminya. Pria Ini Sebut Pacarnya Bawa Bom di Pesawat

Seorang lelaki yang cemburu karena pacarnya hendak pergi menemui mantan suaminya, membuat laporan palsu ke kantor polisi

Cemburu Karena Hendak Bertemu Mantan Suaminya. Pria Ini Sebut Pacarnya Bawa Bom di Pesawat
WWWN
Danesh Gomanie dan pacarnya 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Rasa cemburu memang bisa membuat orang menjadi gila. Hal itulah yang terjadi New York, Amerika Serikat, baru-baru ini.

Seorang lelaki yang cemburu karena pacarnya hendak pergi menemui mantan suaminya, membuat laporan palsu ke kantor polisi.

Lelaki itu menyebut bahwa pacarnya membawa bom dan obat terlarang di dalam pesawat yang ditumpanginya.

Akibat ulahnya ini, petugas dari biro penyidik federal (FBI) menangkap pria berumur 33 tahun tersebut.

Demikian informasi yang disampaikan petugas Kepolisian New York seperti diberitakan laman WWWN, Sabtu (13/8/2016).

Penyidik FBI pun menyebutkan pria bernama Danesh Gomanie hendak menggagalkan rencana kepergian sang pacar ke Guyana, untuk menemui mantan suaminya.

Atas perbuatannya itu, Gomanie pun mendekam di balik jeruji besi, sebelum besaran tebusan ditetapkan senilai 20.000 dollar AS atau kira-kira Rp 260 juta.

Berdasarkan catatan pengaduan yang ada di kantor polisi terungkap, Gomanie menelepon saluran 911 pada Rabu lalu.

Dia lalu mengatakan kepada petugas bahwa ada seorang wanita yang akan menggunakan penerbangan 527 miliki Caribbean Airlines yang membawa bom dan obat terlarang.

Pria itu pun menginformasikan nama depat dari pacarnya kepada petugas. Keterangan itu kemudian dikonfirmasikan kepada petugas bandara yang membenarkan ada penumpang dengan identitas tersebut.

Saat melapor, Gomanie mengaku bernama Singh. Tak lama kemudian, Polisi menyadari bahwa laporan itu palsu.

Beberapa hari kemudian, ketika polisi datang untuk menangkap Gomanie, lelaki itu sedang berada di tempat tidur bersama kekasihnya tersebut.

Gomanie pun langsung mengaku perbuatannya. Dia berdalih hal itu dilakukan karena kecewa dan takut sang pacar tak kembali setelah menemui mantan suaminya di Guyana.

Mendengar itu, perempuan itu pun menertawakan perbuatan pacarnya, terlebih dia sudah berpisah dengan suaminya itu selama 10 tahun.

Perempuan itu tak marah dan lalu memaafkan perbuatan pacarnya yang pencemburu itu.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved