Senin, 27 April 2026

Legenda Aston Villa Dalian Atkinson Tewas oleh Sengatan Senjata Listrik Polisi

Seorang warga menceritakan, malam itu banyak terlihat polisi mengepungnya sambil berteriak-teriak. Tidak diketahui, siapa yang melaporkannya ke polisi

net
Dalian Atkinson saat memenangkan Piala Liga bersama Aston Villa tahun 1993 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SROPSHIRE - Mantan pemain sepakbola Liga Inggris, Dalian Atkinson (48), tewas setelah polisi melumpuhkannya dengan taser atau alat kejut listrik saat hendak mengamankannya, Senin (15/8/2016) dinihari, sekitar pukul 01.30, waktu setempat.

Saksi mata menyebutkan, mantan striker Aston Villa ini yang terkenal di tahun 1990-an ini dilaporkan ditembak tiga kali oleh polisi dengan alat itu di rumah ayahnya di Telford, Shropshire, Inggris.

Atkinson diduga tewas karena kondisi jantungnya lemah dan pernah menderita gagal ginjal, beberapa waktu lalu.

Belum tahu persis bagaimana kejadiannya. Saat itu, Atkinson terlihat sangat kesal dan memukul-mukul pintu rumah ayahnya, Ernest. Tak lama kemudian polisi datang dan melumpuhkannya dengan taser.

Atkinson kemudian tergeletak di jalan dan langsung dibawa oleh polisi.

Sang ayah terlihat syok melihat perlakuan polisi tersebut. berulangkali ia mengatakan, "Anakku telah mati! Anakku telah mati!" kepada tetangga yang menghiburnya.

Pada Minggu malam itu, Atkinson sedang mengunjungi ayahnya yang berusia 85 tahun. Saksi mata mengaku melihat Atkinson memukul-mukul pintu ayahnya dan 'berteriak tentang menjadi tunawisma' sebelum dilumpuhkan.

Ernest mengakui anaknya saat itu sedang gelisah. Tetapi ia tidak tahu apakah Atkinson sedang dalam kondisi mabuk atau dalam pengaruh obat-obatan. Tetapi, ia tidak percaya putranya pelanggar hukum.

Seorang warga menceritakan, malam itu banyak terlihat polisi mengepungnya sambil berteriak-teriak. Tidak diketahui, siapa yang melaporkannya ke polisi.

Beberapa tetangga menyebut, ia berusaha untuk menendang pintu rumah keluarganya sementara ayahnya mengurung diri di dalam. "Saya mendengar keributan di luar, itu menakutkan. Ada banyak suara benturan dan teriakan serta orang menendang-nendang pintu."

Para tetangga sepertinya tidak senang dengan cara polisi melumpuhkannya. "Aku tahu Dalian sejak ia masih bayi. Dalian adalah seorang pemuda yang baik. Ia selalu sopan. Polisi sudah melakukan tugasnya dengan berlebihan," kata tetangganya, seperti dilansir Dailimail.

Atkinson adalah striker papan atas pada era 1990-an dan menjadi legenda bagi klub Aston Villa. Ia menjadi pemain terbaik tahun 1992-1993, saat Aston Villa menjadi runner up Liga Inggris.

Berbagai simpati langsung mengalir dari publik Inggris, termasuk beberapa mantan pemain Liga Inggris. Hastag #RIPDalian langsung meluas.

Mantan bek Inggris Sol Campbell men-tweet "Apa?! Mantan pemain sepakbola @AVFCOfficial Dalian Atkinson tasered?! Terkejut & sedih dengan berita ini.

Mantan manajer Aston Villa Ron Atkinson yang bersama Atkinson memenangkan Piala Liga pada tahun 1994 mengatakan: "Ini adalah tragedi besar!

"Dia adalah pemain yang sangat populer bagi rekan dan tim. Dia adalah seorang pemuda yang benar-benar murah hati --kadang-kadang terlalu murah hati. Ia anak yang baik." katanya sedih.

Pemilik baru Villa, Dr Tony Xia, juga mengomentari kematian Atkinson. "Berita duka! Ia adalah salah satu salah satu kenangan terbaik bagi saya! #Ripdalian '

Mark Bosnich, yang juga bermain bersamanya di final Piala Liga menulis di Twitter: "RIP Dalian Atkinson. Dia terbaik di antara semua yang terbaik. XMB"

Pihak kepolisian Mercia Barat menyebutkan, tim mereka bergegas ke Telford setelah mendapat laporan kecemasan "untuk keselamatan individu" dari warga sekitar.

Ketika polisi tiba, mereka langsung menggunakan taser untuk melumpuhkan Atkinson. Ia sempat mendapat penanganan darurat, namun dinyatakan meninggal di sekitar 3:00.

Hanya saja, kepolisian belum memberikan penjelasan rinci. Kasus ini sudah ditangani oleh Komisi Pengaduan Kepolisian Independen.

Tetangga keluarga Dalian, Lascelles Rose (73) mengatakan, ayahnya begitu marah dan sangat terpukul atas kematian anaknya itu.

"Dia berangkat sekolah dengan tiga anak-anak saya waktu kecil dan saya sudah kenal dia sepanjang hidupnya, ia adalah orang yang baik yang akan selalu ramah dan menyapa."

Kasus kematian akibat senjata taser oleh polisi sudah sering terjadi di Inggris. Seorang pensiunan tentara, Spencer Beynon, Juni lalu, juga tewas oleh taser polisi di Llanelli, South Wales. Beynon diamankan karena menusuk anjing dan dirinya sendiri akibat stres setelah meninggalkan militer.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved