Sartono Kehilangan Anaknya, Mukhlis, Saat Hendak Mau Rukiyah di Batam

Sartono mengatakan, ia datang dari Penyalaian, Kuala Kampar, Pelalawan ke Batam bersama Mukhlis (34) untuk menjalani rukiyah pada Kamis (11/8/2016)

Sartono Kehilangan Anaknya, Mukhlis, Saat Hendak Mau Rukiyah di Batam
TRIBUNBATAM/MNANDARSON
Sartono (kanan) menunjukkan foto anaknya Mukhlis yang hilang di Batam. Mukhlis (inzet) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sartono (67), warga Penyalaian, Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, mengaku kehilangan anaknya di Batam, bernama Mukhlis (34 tahun).

Ia datang ke kantor Tribun Batam, Selasa (16/8/2016) pagi, dan menceritakan bagaimana Mukhlis, yang bekerja sebagai guru SD di kampung halamannya itu hilang di Batam.

Sartono mengatakan, ia datang dari Penyalaian, Kuala Kampar, Pelalawan ke Batam bersama Mukhlis (34) untuk menjalani rukiyah pada Kamis (11/8/2016).

Rencananya Mukhlis akan menjalani rukiyah di sebuah masjid di Sei Harapan pada Sabtu (13/8/2016) sore. Namun, saat menunggu ustazd yang akan melakukan rukiyah, sang anaknya malah menghilang.

"Saya kira dia kembali ke Penyalaian, karena dia mengantongi tiket pulang," kata Sartono.

Sehingga Ia pun kembali pulang ke Pelalawan untuk mencari anaknya. Namun, sang anak tidak ditemukan di rumah.

Saat berada di kampung, ia mendapat telepon dari koleganya dari Ikatan Keluarga Palembang di Batam, kalau Mukhlis sudah ditemukan, dan dititipkan di Polsek Sagulung.

"Saya kembali ke Batam dan sampai pada Senin (15/8/2016) sore. Saat saya datang, ternyata Mukhlis kembali menghilang. Sebelum menghilang, kepada polisi ia minta izin mau shalat," ujarnya.

Sartono mengaku sudah meminta bantuan polisi untuk menemukan anaknya agar bisa ditemukan, karena ia ingin Mukhlis kembali pulang dalam keadaan sehat.

"Dia punya anak dan istri di kampung. Ia juga sudah mau wisuda sarjana di Jakarta karena mengikuti kuliah di Universitas Terbuka," kata Sartono.

Ia berharap, berita di Tribun Batam juga bisa membantu menemukan anaknya.

Sartono meminta bagi orang yang menemukan anaknya untuk menghubungi dirinya di nomor 081268101948 atau Endang Kelana dari Ikatan Keluarga Palembang di nomor 085366833853.(*)

Penulis: nandrson
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved