WNI Disandera Abu Sayyaf

Istri Ismail Mengaku Senang Sekaligus Sedih Suaminya Bisa Kabur dari Abu Sayyaf

Dian Megawati, istri Ismail, WNI yang berhasil kabur dari penyanderaan Abu Sayyaf di Filipina, mengaku senang sekaligus sedih.

Istri Ismail Mengaku Senang Sekaligus Sedih Suaminya Bisa Kabur dari Abu Sayyaf
tribunnews.com
Ismail (kaos hitam), satu dari dua warga negara Indonesia yang berhasil kabur dari penyanderaan Abu Sayyaf di Filipina. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MANILA- Dian Megawati, istri Ismail, salah seorang dari dua warga negara Indonesia yang berhasil kabur dari penyanderaan Abu Sayyaf di Filipina, mengaku senang suaminya lolos.

Tapi pada saat yang bersamaan dia merasa sedih.

Dian, yang berada di Samarinda, Kalimantan Timur, mendapat kabar dari Kementerian Luar Negeri RI bahwa Ismail melarikan diri dari pihak penyandera.

“Rasa senang itu ada, cuma senangnya nggak lengkap. Karena masih ada (sandera) yang belum dibebaskan. Kami (keluarga para sandera) dekat, sering kali kumpul di rumah saya dan sudah seperti keluarga sendiri,”ujarnya, dengan suara tercekat menahan tangis.

“Iya, saya sedih,” tambahnya, saat dihubungi wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.

Baca: Satu Lagi WNI Bernama Ismail Lolos dari Cengkraman Abu Sayyaf Setelah Diancam akan Dipenggal

Disebutkan Dian, dirinya belum berbincang dengan suaminya setelah dia dinyatakan bebas.

“Namun, secara fisik kondisinya sehat,” kata Dian, mengutip kabar yang diberikan kepadanya.

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan WNI yang kabur dalam kondisi selamat dan berada di Kota Zamboanga, Pulau.

Pada Rabu (17/8), militer Filipina menyatakan menemukan Ismail, di Bual, Luuk, Provinsi Sulu.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved