Kondisi SD di Tambelan Ini Memprihatinkan. Pelajar Terpaksa Belajar Bergiliran Setiap Harinya
Hanya ada dua ruang belajarnya. Karena satu gedung sudah rusak parah, terpaksa yang dipakai belajar mengajar hanya satu gedung sekarang
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Sekolah Dasar 007 di Pulau Mentubung Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, kondisinya cukup memprihatinkan. Salah satu ruang belajar di sekolah itu tak bisa lagi dipakai dikarenakan atap dan plafonnya lapuk dan rusak parah.
Sebagian dinding bangunan sekolah semi permanen itu bahkan tak ada lagi. Akibatnya, proses belajar mengajar terganggu.
"Ini SD jarak jauh. Hanya ada dua ruang belajarnya. Karena satu gedung sudah rusak parah, terpaksa yang dipakai belajar mengajar hanya satu gedung sekarang," kata Kepala Desa setempat Safrizal kepada Tribun, Kamis (18/8/2016).
Bisa dibayangkan seperti apa proses belajar mengajar di sekolah itu. Satu ruang sekolah dipakai beramai-ramai dengan siswa kelas 1, 2, 3 dan kelas lain. "Jadi diatur atur belajarnya, jam sekian untuk kelas 1, jam sekian lagi untuk kelas 2, dan sekian lagi untuk kelas lain," kata Safrizal.
Siswanya memang belum sebanyak SD lain di Tambelan. Kades Safrizal menyebutkan, total ada sekitar 30-an siswa di desa itu. "Dan itu sekolah satu satunya di desa," katanya.
Dia mengatakan, pihaknya sudah beberapkali mengusulkan perbaikan sekolah SD jarak jauh 007 itu, namun belum ada realisasinya. "Alasan yang diberikan ke kita belum bisa dibantu karena defisit anggaran daerah," kata Safrizal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sekolah-rusak_20160818_162205.jpg)