Pompong ke Pulau Penyengat Tenggelam

Polisi Tunggu Said Sehat, Usut Dugaan Kelalaian Pompong Tengelam

Polresta Tanjungpinang masih menunggu kondisi Said, tekong pompong tenggelam, guna dimintai keterangan.

Polisi Tunggu Said Sehat, Usut Dugaan Kelalaian Pompong Tengelam
Tribun Batam/Leo Halawa
Ilustrasi pompong 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Polresta Tanjungpinang masih menunggu kondisi Said, tekong pompong tenggelam, guna dimintai keterangan.

"Belum bisalah kita periksa. Karena kondisinya memang masih belum sehat," kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko BIntoro di kantornya, Selasa (23/8/2016) sore.

Saat ini, menurutnya kondisi tekong dan seorang penumpang selamat dalam keadaan pemulihan. Awalnya kata Kapolres, memang keduanya dirawat di RSUD Tanjungpinang.

Namun karena terlalu banyak cairan, keduanya lantas dipindah ke RSUP Kepri.

‎Unsur kelalaian, menurutnya dalam kasus ini lantaran penumpang tidak disertai pelampung (life jacket) dan berlayar dalam kondisi cuaca buruk.

Menurutnya, itu diperoleh dari keterangan sejumlah saksi yang telah diperiksa pihaknya.

Namun memang menurutnya, penumpang pompong selama ini tak pernah disertai life jacket.

"Kita juga akan periksa saksi lain kenapa kok masih tetap jalan kalau memang cuaca buruk. Apakah pompong ini di bawah syahbandar pelabuhan atau seperti apa,"‎ ujarnya.

Kapolres juga belum mengetahui siapa pengatur lalulitas ataupun izin izin operasi pelayaran pompong.‎ Pihaknya masih menyelidiki.

Kunci permasalahan untuk mengetahui sebenarnya kejadian tersebut adanya unsur kelalaian menurutnya, tetap ada pada tekong yang mengatur pemberangkatan.

"Masih enam yang kita periksa," sebutnya.

Pantauan Tribun, aktivitas pompong telah kembali seperti biasa. Beberapa pelajar asal Pulau Penyengat pulang sekolah mengenakan pompung dan tanpa life jacket. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved