SPAI-FSPMI Karimun Minta PLN Menegur PTDI Terkait Soal Ketenagakerjaan. Ini Alasannya

Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar mengaku tengah menyiapkan surat resmi untuk dilayangkan ke PT PLN (Persero)

SPAI-FSPMI Karimun Minta PLN Menegur PTDI Terkait Soal Ketenagakerjaan. Ini Alasannya
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Kabid Pengawasan Disnaker Karimun, Mustafa Mujarab menjelaskan perihal surat putusan bersalah kepada PT DI, subkon PT PLN Persero, Senin (23/5/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Serikat Pekerja Aneka Industri-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) Kabupaten Karimun minta PT PLN (Persero) menegur perusahaan subkon mereka yakni PT Dredolf Indonesia (DI).

Pasalnya dua kali Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun mengeluarkan surat resmi perihal sengketa ketenagakerjaan, PT DI tidak pernah mengindahkan, sebaliknya selalu menolak keputusan Disnaker Karimun.

Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar mengaku tengah menyiapkan surat resmi untuk dilayangkan ke PT PLN (Persero) melalui PLN Ranting Tanjungbalai Karimun.

"PLN sebagai perusahaan negara harus ikut berpartisipasi dalam kasus ini, tidak boleh diam. Mereka harusnya menegur perusahaan subkon, PT DI.

Sudah dua kali Disnaker Karimun menertibkan surat tapi selalu ditolak. Suratnya tengah kami susun, dalam waktu dekat kami akan layangkan," ujar Fajar, Senin (29/8/2016).

Dua surat yang telah diterbitkan Disnaker Karimun yakni surat penetapan dan surat anjuran. Dalam dua surat itu, Disnaker Karimun menilai PT DI bersalah dan meminta hak-hak 31 orang pekerja mereka diberikan seperti status permanen dan sisa upah uang lembur.

Namun kedua surat itu mendapat penolakan oleh PT DI. Terakhir PT DI menolak surat anjuran yang diterbitkan Disnaker Karimun sekitar 10 Agustus 2016.

Selain meminta PT PLN (Persero) menegur PT DI, 31 pekerja bersama SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun juga berencana melayangkan gugatan hukum ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Tanjungpinang. (*)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved