Menpan Asman Abnur Minta Aparatur Sipil Negara Tidak Gagap Teknologi. Ini Alasannya

Menurut Asman, dengan menggunakan sistem elektonik ini, bisa meningkatan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Menpan Asman Abnur Minta Aparatur Sipil Negara Tidak Gagap Teknologi. Ini Alasannya
ANTARA FOTO/Moch Asim
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur melakukan inspeksi di Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) saat kunjungan kerja di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/8). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diingatkan agar jangan gagap teknologi dalam mengelola sistem e-government dan e-budgeting dalam sistem pemerintahan.

Imbauan itu disampaikan Menteri Pemberdayaan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur saat membuka kegiatan forum komunikasi kebijakan PAN-RB dan replikasi inovasi pelayanan publik di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (30/8/2016).

Asman mengatakan, dengan menggunakan sistem itu, keuangan negara bisa diukur dengan program yang jelas, sehingga penggunaan anggaran bisa lebih efektif dan efisien.

“Untuk saat ini sebaiknya aparatur sipil negara tidak boleh gaptek, karena saat ini metode yang dipakai dalam pemerintahan yakni dengan sistem elektronik mulai dari keuangan sampai dengan kearsipan,” kata Asman.

Menurut Asman, dengan menggunakan sistem elektonik ini, bisa meningkatan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Pelayanan publik juga diharapkan tidak berbelit- belit yang menyulitkan masyarakat, seperti pengurusan kartu tanda penduduk (KTP) dan akta kelahiran serta surat penting lainnya.

Asman pun berharap, Provinsi NTT bisa menjadi pilot projek dalam menjalankan sistem ini di Indonesia bagian timur, sehingga ke depannya NTT menjadi contoh buat daerah lainnya.(*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved