Antar Pesanan Sabu Lewat Karimun, Tiga Bandar Dicokok Polisi

Dari Malaysia, Apeng tidak langsung masuk ke Batam. Barang tersebut ia antar ke Karimun dengan cara menyelundupkannya di dalam celana dalam

Antar Pesanan Sabu Lewat Karimun, Tiga Bandar Dicokok Polisi
Tiga terdakwa pengedar narkoba asal Malaysia disidang di PN Batam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tiga warga negara Malaysia yakni Zumaidah, Aseng dan Apeng duduk dikursi pesakitan untuk Pengadilan Negri (PN) Batam untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya karena mengedarkan sabu.

Dalam sidang dengan agenda mendengarkan keteraangan saksi dari kepolisian ini, ketiga terdakwa hanya tertunduk dan membenarkan seluruh keterangan tersebut.

Salah seorang saksi dari Satnarkoba Polresta Barelang mengatakan, awal mula penangkapan ini dilakukan di kawasan warung Kopi Nagoya. Ketika itu, polisi menangkap Zumaidah dan Apeng.

Saat diperiksa, didalam mobi Avanza rentalan ditemukan paket Sabu sebanyak 40 gram.

"Awalnya kita tangkap Zumaidah dan Apeng. Dimobilnya kita temukan sabu yang disimpan didalam power bank miliknya," sebut saksi penangkap dalam sidang yang dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Syahrial Alamsyah Harap, Kamis (1/9/2016) sore.

Dari hasil pengembangan, diketahui kalau barang haram tersebut didapat dari Aseng warga Malaysia.

Untuk menangkap pelaku, Apeng meminta lagi barang tersebut dikirim ke Batam karena stok mereka sudah habis dan masih banyak permintaan.

Dari Malaysia, Apeng tidak langsung masuk ke Batam. Barang tersebut ia antar ke Karimun dengan cara menyelundupkannya di dalam celana dalam.

"Kita tangkap dia di Pelabuhan Karimun. Setelah kita geledah, kita menemukan sabu seberat dua ons di celana dalamnya," sebutnya.

Sidang lanjutan narkoba ini akan dilakukan pada tanggal 8 September pekan depan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved