Urus Investasi di BP Batam Cukup Tiga Jam. Ini Programnya

Investor bisa meringkas proses perizinan investasinya hanya dalam waktu tiga jam. Ada delapan perizinan lewat layanan I23J dan KILK ini

Urus Investasi di BP Batam Cukup Tiga Jam. Ini Programnya
Softlaunching pelayanan investasi 3 jam dan KILK di Gedung PTSP Batam. 

BATAM.TRIBUNEWS.COM, BATAM - Izin investasi di Batam kini jadi lebih mudah. BP Batam baru saja soft launching layanan Izin Investasi 3 Jam (I23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK).

Peluncuran program Kamis (1/9) di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam, lantai 3 Gedung Sumatera Convention Center.

Lewat layanan ini, BP Batam menjamin akan memberi daya tarik investasi bagi investor yang memiliki investasi minimal Rp 50 miliar atau menyerap tenaga kerja minimal 300 orang.

Investor bisa meringkas proses perizinan investasinya hanya dalam waktu tiga jam.

Ada delapan perizinan yang bisa dimanfaatkan lewat layanan I23J dan KILK ini. Antara lain izin investasi, akta perusahaan dan pengesahan, NPWP, tanda daftar perusahaan, rencana penggunaan tenaga kerja asing, izin mempekerjakan tenaga kerja asing, angka pengenal importir produsen dan nomor induk kepabeanan.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Gusmardi Bustami dalam sambutannya mengatakan, kedua program ini sebenarnya merupakan program nasional yang diluncurkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Tujuannya tidak lain untuk mempercepat proses perizinan investasi, yang selama ini banyak dikeluhkan investor.

"Percepatan proses ini tentunya tidak melanggar izin yang berlaku," kata Gusmardi.

Beberapa instansi dari Pemerintah Provinsi Kepri, Pemko Batam dan beberapa pihak lainnya mendukung. Apalagi untuk daerah di luar ibukota, baru Batam yang berani menerapkan layanan I23J dan KILK ini.

"Ini sebuah gagasan yang cukup besar dan akan dilaunching di Batam. Sebuah momentum penting dan strategis untuk mengembalikan Batam sebagai garda terdepan investasi di bagian barat Indonesia," kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang hadir pada kesempatan itu.

Diapun memberikan apresiasinya kepada BP Batam atas ide layanan I23J dan KILK tersebut.

Amsakar berharap dengan peluncuran dua layanan itu, akan ada percepatan investasi di Batam. Batam menjadi daerah yang potensial. Pada akhirnya akan memberikan dampak pada kemajuan investasi, dan terbukanya kesempatan kerja yang lebih banyak.

"Ketika ide ini disampaikan teman-teman BP, kami apresiasi dan sambut baik. Kembali menggali. Menumbuhkan investasi di Batam. Kami sudah dua kali diskusi dan dua kali berkirim surat, pada prinsipnya kami support dengan pelaksanaan kegiatan hari ini," ujarnya.

Kepala BP Batam, Hatanto Reksodiputro mengatakan, lewat layanan percepatan izin investasi ini, BP Batam menargetkan nilai investasi yang masuk ke Batam bisa mencapai 400 juta dolar per tahunnya. Atau sekitar Rp 4 hingga Rp 5 triliun.

"Layanan I23J ini hanya salah layanan kami untuk mencapai investasi 400 juta dolar setahun. Selain itu ada fasilitas-fasilitas lainnya. Kemana arahnya? Ya industri yang berkualitas dan industri masa depan," kata Hatanto.

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved