Ingin Ada Efek Jera Bagi Pelaku. KPPAD Minta Kelurga Korban Kasus Pencabulan Tak Cabut Laporan

Ketua KPPAD Kepri Faisal berharap keluarga atau pelapor tidak mencabut laporan yang telah dalam proses penyidikan di Polres Tanjungpinang

Ingin Ada Efek Jera Bagi Pelaku. KPPAD Minta Kelurga Korban Kasus Pencabulan Tak Cabut Laporan
Istimewa
Iustrasi korban pencabulan yang dialami anak-anak 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kasus dugaan pencabulan terhadap siswi SMP umur 13 tahun di Tanjungpinang Barat menjadi perhatian serius Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kepri.

Ketua KPPAD Kepri Faisal berharap keluarga atau pelapor tidak mencabut laporan yang telah dalam proses penyidikan di Polres Tanjungpinang.

Informasi yang diterima KPPAD, pelapor akan mencabut laporan ke Kepolisian.

"Kita berharap tidak dicabut. Biar ada efek jera terhadap para pelaku asusila anak ini," kata Faisal dihubungi, Minggu (4/9/2016).

Pihaknya saat ini terus memantau dan berkordinasi baik dengan keluarga korban maupun Polres Tanjungpinang agar kasus ini tetap naik hingga ke pengadilan.
Menurut Dia, dalam kasus pencabulan tidak ada kata toleransi.

"Kita ingin tidak ada korban lagi. Makanya kita tegas mengawasi dan memantu kasus ini agar tetap lanjut," katanya.

Dalam kasus ini, tersangka LI (20) sudah ditahan di sel Polres Tanjungpinang .

LI melakukan pemerkosaan terhadap korban saat berada di kamarnya. Pertemuan LI dan korban berawal dari media sosial.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 5 September 2016

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved