Pemko Batam Berambisi Datangkan 1,7 Juta Wisatawan, tak Khawatirkan KGR

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pariwisata Kota Batam menargetkan sebanyak 1,7 juta wisatawan mancanegara datang ke Batam selama periode 2016.

Pemko Batam Berambisi Datangkan 1,7 Juta Wisatawan, tak Khawatirkan KGR
Tribun Batam/Istimewa
Ilustrasi ikon Batam, jembatan Barelang 

BATAM, TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pariwisata Kota Batam menargetkan sebanyak 1,7 juta wisatawan mancanegara datang ke Batam selama periode 2016.

Jumlah ini meningkat dibandingkan realisasi periode tahun lalu, yakni sebanyak 1.545.818 wisatawan mancanegara.

Untuk mencapai target itu, Pemko Batam sudah melakukan beberapa kegiatan kepariwisataan. Baik skala lokal, maupun internasional.

Terlebih sudah beberapa tahun terakhir ini, Batam sebagai pintu masuk wisatawan di Kepri ikut mendudukkan Kepri pada peringkat tiga besar jumlah wisatawan terbanyak secara nasional. Setelah Bali dan Jakarta.

"Kegiatan kepariwisataan yang sudah dilakukan Dinas Pariwisata antara lain, Tour de Barelang, Kenduri Seni Melayu, Parade Tari Daerah, dan pawai pembangunan," kata Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata kepada Tribun, Minggu (4/9/2016).

Lewat SKPD di kecamatan, Pemko juga beberapa kali mengadakan kegiatan yang mendukung pariwisata Batam. Seperti Batu Ampar 10K, dan lain sebagainya. Termasuk meningkatkan kemampuan kesadaran di bidang pariwisata dengan sapta pesona.

"Pemko juga support dengan kegiatan yang diadakan swasta. Seperti pameran Borneo Extravaganza, dan masih banyak lainnya," ujarnya.

Selain mengadakan even, faktor paling penting untuk memajukan pariwisata di Batam, kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Yusfa Hendri, juga perlu didukung dari sisi keamanan.

"Yang harus kita jaga itu kondisi di Batam. Kalau Batam aman, wisatawan juga banyak yang akan datang ke Batam," kata Yusfa, beberapa waktu lalu.

Apalagi beberapa bulan terakhir ini, keamanan di Batam sempat dipertanyakan. Menyusul adanya isu surat kaleng terkait pengeboman pada Juli lalu.

Agustus dan September, penangkapan beberapa orang terduga teroris kelompok Khatibah Gonggong Rebus (KGR). Menurut informasi yang berkembang, kelompok ini akan meroket Marina Bay, Singapura dari Batam.

"Kami berterima kasih kepada pihak keamanan yang sudah bekerja cepat dan intensif. Apalagi kemarin pak Kapolda Kepri memberi pernyataan, Batam aman untuk wisatawan. Media-media asing juga memberi atensinya. Ya, mudah-mudahan ini tidak memberikan gangguan bagi wisatawan yang berkunjung ke Batam," ujarnya.

Yusfa mengatakan, sejauh ini jumlah wisawatan mancanegara di Batam masih ditopang dari wisatawan Singapura yang menempati posisi pertama. Dilanjutkan Malaysia, Korea, Filipina, Cina, Jepang, Amerika, Australia, dan beberapa negara lainnya. (*) 

Penulis: Dewi Haryati
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved