Saya Lihat Oom Tergantung tak Bernyawa dengan Tali Rem Motor di Ruko Jodoh
Dedy Faisal (40) ditemukan tewas tergantung di ruko PT NES Travel, Kompleks Jaya Putra, Blok C1 No 1 Kelurahan Sei Jodoh, Minggu (4/9/2016) pagi.
BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dedy Faisal (40) ditemukan tewas tergantung di ruko PT NES Travel, Kompleks Jaya Putra, Blok C1 No 1 Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batuampar, Minggu (4/9/2016) pagi.
Korban awalnya ditemukan Sari keponakanya yang hendak membuka ruko.
Sari yang ditemui di Mapolsek Batu Ampar bercerita kalau ia datang ke sana sekitar pukul 08.00 WIB. Ketika itu, ia menggedor pintu ruko namun tidak ada jawaban dari dalam ruko.
"Biasanya saya gedor dua kali langsung dibuka. Namun kali ini, sudah satu jam tidak dibuka-buka. Tapi pintu dikunci dari dalam," ujar Sari bercerita.
Kemdian Sari pergi ke Sei Panas tempat saudaranya untuk mengambil kunci cadangan. Tetapi kunci tersebut juga tidak ada.
Saat ia kembali lagi, dilihat dari libang kunci ternyata kunci digantung dari dalam.
"Setelah dicongkel, kuncinya jatuh dan kami ambil. Saat saya masuk, ternyata dia sudah menggantung di plafon dengan menggunakan tali rem motor," sambungnya.
Menurut Sari, terakhir berkomunikasi, Sabtu (3/9/2016) sore. Tidak ada keluhan sama sekali kepada rekan atau keluarganya.
"Dia itu Om saya. Dia tiada pernah mengeluh. Saya juga heran, saat buka pintu dia sudah menggantung. Saya syok lalu telepon Papa kalau Oom sudah gantung diri di toko," sambung Sari.
Pihak keluarga masih belum bisa memastikan apakah korban akan dimakamkan di Batam atau akan dibawa pulang ke kampung halaman di Sumatera barat. "Bagaimana kesepakatan keluarga saja nantinya," tukasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-gantung-diri-23_20160204_124540.jpg)