Terkait Dugaan Pengeroyokan. Camat Jemaja Berharap Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Camat Jemaja Robby Sanjaya kepada sejumlah awak media mengatakan, tujuan warga Kecamatan Jemaja itu adalah mencari solusi terbaik

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Dugaan pengeroyokan warga kembali berlanjut.

Sekitar 100 orang warga Jemaja mendatangi Polsek Jemaja Sabtu (3/9/2016).

Tujuannya, mereka ingin agar persoalan pengeroyokan hingga menyebabkan dua orang korban warga Kecamatan Jemaja Timur itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Camat Jemaja Robby Sanjaya kepada sejumlah awak media mengatakan, tujuan warga Kecamatan Jemaja itu adalah mencari solusi terbaik terkait persoalan tersebut.

Robby yang berada di Polsek juga berharap ada solusi terbaik terkait persoalan ini.

"Harapan kami seperti itu, tapi sepertinya belum bisa," ujarnya Minggu (4/9/2016).

Ia belum bisa menjelaskan secara detail alasan belum adanya solusi terkait permasalahan tersebut.

Ia hanya menjelaskan, dua korban pengeroyokan belum bisa datang ke Polsek Jemaja

"Untuk masalah hukum, saya kurang tahu karena itu ranahnya kepolisian. Saya berharap, hal ini dapat diselesaikan secara baik. Bagaimana pun juga Jemaja dan Jemaja Timur banyak yang merupakan saudara," katanya.

Kapolsek Jemaja Iptu Parlin yang dihubungi belum bisa memberikan keterangan. Begitu pula dengan kedua korban pengeroyokan. (*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 5 September 2016

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved