KM Mulya Abadi Kandas di Sungai Belian, Lanal Batam Amankan 90 Ton Beras Selundupan, Ini Mereknya

Lanal Batam gagalkan penyelundupan beras dari Singapura Ke Batam, Minggu (18/9/2016) siang. Beras diangkut KM Mulya Abadi kandas di Sungai Belian

KM Mulya Abadi Kandas di Sungai Belian, Lanal Batam Amankan 90 Ton Beras Selundupan, Ini Mereknya
Tribun Batam/Eko Setiawan
Ilustrasi. Petugas TNI AL menunjukan kapal pengangkut sembako ilegal, Kamis(21/4/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tim WFQR yang terdiri dari unit Jatanras dan unit Intel, Lanal Batam menggagalkan penyelundupan beras impor dari Singapura Ke Batam, Minggu (18/9/2016) siang. Beras tersebut diangkut dengan menggunakan kapal KM Mulya Abadi.

Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (S) Taufan Bagus Wicaksono membenarkan adanya penangkapan tersebut. Penangkapan sendiri dilakukan di perairan Sungai Belian Batam Center atau tepatnya pada pos 01° 09' 32 " LU - 104° 04' 16"

"Memang ada penangkapan tadi pagi. Kapal dan barang bukti sudah kita amankan," sebutnya.

Menurutnya, kapal tersebut berbendera Indonesia. Ada 14 kru di dalamnya yang dinahkodai Idris. Dari 14 kru tersebut, 4 orang merupakan ABK kapal dan 10 orang lainya merupakan pekerja sebagai tukang angkut beras.

"Beras impor merk Cap Anak Terbang lebih kurang 90 ton kita belum hitung secara riil hanya dari pengakuan nahkoda kapal saja, dan informasi dari mereka kapal ini milik Sodara Saleh Toba," sebutnya.

Sementara itu, dokumen kapal sudah tidak berada di atas kapal, sudah dibawa naik oleh penjemput atau guide alur masuk sungai Belian. "Kapal saat ini sedang kandas di pantai dan belum ada kegiatan bongkar muat," tukasnya.

Rencananya Danlantamal besok akan langsung melakukan ekspose terkait kasus ini. "Untuk lebih rinci besok saja karena akan kita ekspos," singkatnya. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved