Rabu, 29 April 2026

Polisi Belum Miliki Petunjuk Kasus Perampokan Keluarga Naigel, Ini Dalih Polsek Sekupang

Terkait aksi perampokan di rumah elite milik Naigel (60), warga asal Inggris masih menyisakan rasa trauma bagi anggota keluarganya.

tribunbatam/Leo Halawa
Keluarga korban menunjukkan lokasi masuknya komplotan perampok, Selasa (20/9/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Terkait aksi perampokan di rumah elite milik Naigel (60), warga asal Inggris masih menyisakan rasa trauma bagi anggota keluarganya.

Naigel yang diketahui sebagai mantan pengusaha arang di Sekupang masih menahan rasa sakit yang ia alami. Yakni, tangan dan kakiknya yang ikut dipukul saat kawanan perampok beraksi di rumahnya, Minggu (18/09/2016) pukul 02.00 WIB.

"Bapak (Naigel) masih di kamar. Masih menahan rasa sakit akibat pukulan benda tumpul di tangan dan kakinya," kata Yuli (31) dan Eko (36), pekerja di rumah tangga Naigel.

Sampai kini keluarga besar Naigel termasuk istri tercintanya Fatmawati Pardi (35) masih berusaha melacak keberadaan hp samsung yang ikut dibawa raib kawanan perampok bersebo celana dalam pria itu.

"Anak saya masih melacak ke Telkomsel keberadaan nomor hp. Karena sebagian hp dibawa raib," kata Asnawati yang biasa disapa si Oma ibu kandung Fatmawati.

Si Oma dan seluruh keluarga besarnya, berharap polisi bekerja keras untuk menemukan siapa pelaku perampokan Minggu dini hari itu. "Harapan kami polisi tetap bekerja lah. Agar hal ini tidak terulang. Pelakunya harus ditangkap, jangan sampai berkeliaran," ucapnya.

Sampai berita ini diturunkan, masih belum ada informasi dari Polsek Sekupang terkait kasus yang menimpa mantan pengusaha arang di Sekupang.

"Kami masih lidik. Sejauh ini belum kami temukan," kata Kapolsek Sekupang Kompol Ferry Aprizon melalui Kanit Reskrim Ipda Buhedi Sinaga.

Minimnya alat bukti dan CCTv yang ada di rumah korban seolah membuat sulit polisi mengungkap identitas keempat pria misterius itu. Meski begitu, Buhedi masih bekerja keras mengungkap siapa pelaku kejahatan itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved