Breaking News:

Sidak Disperindag di Tanjunguban Temukan Produk Elektronik Tanpa SNI, Ini Merek dan Produknya

Sidak Disperindag Bintan ke toko di Tanjunguban menemukan banyak produk elektronik tanpa SNI. Ini produk dan mereknya

tribunbatam/aminnudin
Petugas Disperindag sidak ke toko di Tanjunguban, Rabu (21/9/2016) 

Distributor diminta sebelum memasarkan produknya ke toko sebaiknya melakukan pengurusan Surat Pendaftaran Tanda (SPT) SNI. Agar barang yang akan diperjualbelikan dapat dijamin keamanan pemakaiannya setelah ada label SNI.

Pedagang elektronik, Hong mengatakan, pihaknya menjual barang elektronik didasarkan minat konsumen. Produk produk tersebut harganya lebih murah dan kebanyakan itu yang dibeli.

"Pembeli itu maunya itu yang murah-murah. Mereka juga tak peduli sama itu itu (SNI). Kita juga biasa kasih yang bermerek yang ada SNI nya, tapi mereka minta yang murah saja karena lebih tejangkau," kata dia.

Murah dan terjangkau jadi sebab peredaran barang non SNI masih selalu ada. Beberapa barang elektronik yang dijual tersebut diperoleh dari Batam.

Distributor barang di Batam siap menyuplai pedagang dengan barang barang murah agar laku keras. Akibatnya, pedagang tak begitu paham soal keamanan dan standarisasi keamanan barang khususnya elektronik.

"Kalau distributornya ada di Batam, barangnya ini stok lama yang belum habis," kata Setia Kurniawan. (*) 

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved