MENGKHAWATIRKAN. Makin Banyak Remaja Salahgunakan Obat Batuk di Anambas

Sri Wahyuni berharap orangtua memberi perhatian lebih pada anak-anak mereka agar tidak terlibat lebih jauh dari fenomena tersebut

MENGKHAWATIRKAN. Makin Banyak Remaja Salahgunakan Obat Batuk di Anambas
BANGKA POS/RESHA JUHARI
Seorang bocah lelaki menghirup aroma lem di kawasan Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Jumat (25/10/2013). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Fenomena remaja di Anambas yang mengonsumsi obat bantuk kemasan dan menghirup lem, makin mengkhawatirkan.

Ketua Lembaga Perdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Anambas, Sri Wahyuni mengaku prihatin dengan fenomena tersebut, karena bisa berdampak makin meningkatnya kenakalan remaja.

Sri Wahyuni berharap orangtua memberi perhatian lebih pada anak-anak mereka agar tidak terlibat lebih jauh dari fenomena tersebut.

"Ini membuat kami resah. Mereka melakukan ini sebagai pengganti psikotoprika," ujarnya, Kamis (22/9/2016).

"Pemerintah daerah juga harus berkontribusi untuk melakukan pencegahan serta memberikan solusi terhadap remaja itu.

Mereka harus diberi gambaran dampak mengonsumsi obat batuk kemasan dan ngelem itu secara berlebihan," ujarnya.(*)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Jumat, 23 September 2016

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved