Pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam akan Diserahkan ke Angkasa Pura

Kementerian Perhubungan akan menyerahkan pengelolaan tujuh bandara kepada PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II, termasuk Bandara Hang Nadim Batam.

Pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam akan Diserahkan ke Angkasa Pura
tribunbatam/elizagusmeri
Pesawat jenis Sukhoi milik maskapai nasional di apron Bandara Hang Nadim 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SORONG- Kementerian Perhubungan akan menyerahkan pengelolaan tujuh bandar udara (bandara) kepada PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II, termasuk Bandara Hang Nadim Batam.

Saat ini, status bandara-bandara tersebut masih dikelola secara langsung oleh pemerintah.

Tujuh bandara yang dimaksud adalah Temindung Samarinda, Juwata Tarakan, Kalimarau Berau, Radin Inten Lampung, Sentani Jayapura, Bandara Hang Nadim Batam dan Bandara Komodo

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan penyerahan pengelolaan bandara dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah penumpang yang dilayani.

"Bandara-bandara yang diserahkan pengelolaannya kepada Angkasa Pura adalah yang melayani penumpang di atas 1 juta orang per tahun. Itu akan segera kami lakukan," ujarnya di sela-sela kunjungannya ke papua dan Papua Barat, Kamis (22/9) malam.

Selain pertimbangan layanan, penyerahan bandara-bandara itu juga mempertimbangkan aspek biaya operasional. Sepanjang masih dikelola oleh Kementerian Perhubungan, kebutuhan dana operasional dipenuhi dari APBN.

"Dengan menyerahkan ke Angkasa Pura, akan ada penghematan APBN, karena semua kebutuhan biaya operasional dipenuhi oleh BUMN tersebut," lanjut dia.

Sebagai contoh, bandara Sentani di Jayapura Papua, jumlah penumpang udara yang menggunakan bandara ini sudah cukup banyak dan sudah mampu beroperasi secara komersial. Akan tetapi, bandara ini masih dikelola Kementerian Perhubungan.

Demikian juga bandara Hang Nadim Batam, penumpang yang menggunakan bandara ini juga sudah cukup padat. Namun, bandara tersebut sampai sekarang masih dikelola oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. (kompas.com)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved