Baru Tiga Minggu di Batam, Bocah Ini Tiba-tiba Koma. Ada Apa?

KPPAD mendapat informasi dari pihak rumah sakit, karena setelah dalam pemeriksaan, ditemukan beberapa keanehan di tubuh Alan.

Baru Tiga Minggu di Batam, Bocah Ini Tiba-tiba Koma. Ada Apa?
Alan (7) koma di RSOB Batam tanpa penyebab yang jelas. 

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Alan Denies Edwin (7), bocah yang baru tiga minggu berada di Batam, tiba-tiba mengalami koma.

Sejak dirawat di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang, Kamis (22/9) lalu, hingga kini ia belum juga sadar.

Erry Sahrial, Ketua Komisi Pengawasan perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri menuturkan, Alan masuk ke RSOB diantar oleh ibunya.

KPPAD mendapat informasi dari pihak rumah sakit, karena setelah dalam pemeriksaan, ditemukan beberapa keanehan di tubuh Alan.

"Setelah tiba di rumah sakit, tim medis yang menangani, curiga dengan kondisi Alan, Di beberapa bagian tubuhnya ditemukan bekas cubitan dan di leher Alan terdapat lebam," kata Erry.

Setelah melihat keadaan Alan, KPPAD mencoba menanyakan kepada orangtua Alan.

"Kita tanyain kenapa anaknya sampai mengalami koma, dan di tubuh Alan ada beberapa bekas cubitan dan lebam di lehernya. Tetepi ibunya mengatakan tidak pernah memukul Alan," kata Erry menjelaskan keterangan ibunya.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang menyebabkan Alan koma, pihak rumah sakit menyarankan agar melakukan CT scan tengkorak kepala Alan, untuk memastikan apakah ada pendarahan di dalam otak yang mengakibatkan penurunan kesadaran.

"Orangtua Alan menuturkan tidak memiliki biaya untuk melaksanakan CT Scan. Kita dari KPPAD membatunya untuk memastikan apakah ada pendarahan di dalam otaknya. Tetapi hasilnya menunjukkan tidak ada pendarahan," kata Erry.

Hingga saat ini belum diketahui apa yang terjadi terhadap Alan. Pihak KPPAD pun menyerahkan masalah ini kepada kepolisian setempat untuk penyelidikan.

Erry tidak bisa menyimpulkan, apakah ada dugaan kekerasan terhadap Alan, namun sudah melaporkan hal itu kepada Polsek Sekupang, Batam.

"Kita melaporkan hal tersebut ke Polsek Sekupang biar masalahnya bisa menjadi jelas," terang Erry.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved