Breaking News:

BNN Musnahkan Narkoba Hasil Tujuh Kasus Kejahatan, Ini Detail Kasusnya

BNN Provinsi Kepri memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 8.848 gram dan ekstasi 24.720 butir hasil pengungkapan 7 kasus. Ini kasusnya

Penulis: | Editor:
tribunbatam/elizagusmeri
Suasana pemusnahan narkoba jenis sabu dan ekstasi di BNN Kepri, Selasa (4/10/2016) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat bruto 8.848 gram dan ekstasi sebanyak 24.720 butir.

Pemusnahan tersebut hasil dari tujuh kasus peredaran gelap Narkoba jaringan sindikat nasional maupun internasional yang terjadi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam proses pemusnahan narkotika tersebut sabu-sabu dimasukkan dalam wadah berisi air panas kemudian diaduk hingga larut setelah sebelumnya dilakukan uji keasliannya. Untuk ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender hingga larut dan dimasukkan dalam wadah berisi air panas.

"Dari 7 kasus yang kami tangani ada 9 kg sabu, sebagian disisihkan untuk pembuktian dipersidangan dan laboratorium. Untuk ekstasi total barang bukti 25.000 butir yang dimusnahkan 24.720 butir," kata Kepala BNN Kepri, Kombes Pol Benny Setiawan di Batam, Selasa (4/10/2016).

Tangkapan BNNP pada kasus pertama adalah 28 Juli 2016 pukul 08.00 WIB di pinggir jalan depan Mesjid Baiturahman Sekupang Kota Batam.

Penyidik Bidang Pemberantasan BNNP Kepri menangkap seorang laki-laki berinisial R (51) WNI. Dia diduga memiliki 8 plastik sabu-sabu seberat bruto 4.064 gram. Setelah melakukan pengembangan kasus, penyidik berhasil menangkap empat tersanga lain MF, DA, AD, AJ dan seorang perempuan, YS.

"Dari mereka diamankannbarang bukti Narkotika jenis Sabu, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 4.016 gram dan sebanyak 48 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan," papar dia

Selanjutnya pada kasus kedua, dilakukan penangkapan pada 8 Agustus 2016 di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. Tersangka adalah WN Malaysia MT. Barang bukti yang diamankan berupa dua bungkus sabu-sabu seberat 74 gram. Sebanyak 63 gram dimusnahkan dan 11 gram disisihkan.

Kemudian penyidik BNNP Kepri mengamankan sebanyak 25.000 butir ekstasi pada 18 Agustus 2016. Ekstasu itu ditemukan pada sebuah tas di mobil merah di parkiran Discotheque Planet Hotel Planet Holiday Batam.

"Ditemukan sebanyak 24.720 butir atau seberat bruto 5,996 kilogram dimusnahkan dan sebanyak 280 butir untuk uji laboratorium dan pembuktian di persidangan. (*)

Berita Terkait Baca Tribun Batam Edisi Rabu (5/10/2016)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved