Tewas Setelah Minum Kopi

Jessica Menunduk, dan Menangis, Itu Sandiwara, Kata Ibu Mirna

"Saya sangat yakin Jessica yang bunuh putri saya. Karena saya seorang ibu," tegas Ni Ketut Sianty

Jessica Menunduk, dan Menangis, Itu Sandiwara, Kata Ibu Mirna
Tertibunnews/Herudin
Eskpresi dalam sidang, Rabu (5/10/2016) malam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ni Ketut Sianty, Ibunda Wayan Mirna Salihin menuding Jessica Kumala Wongso bersandiwara.

Menurutnya, Jessica yang terlihat beberapa kali menunduk untuk memperlihatkan kesan sedih.

"Jessica menunduk, menangis itu sandiwara. Jangan sampai terpedaya, " kata Ni Ketut Sianty.

Rabu (5/10/2016) kemarin, ibunda Mirna datang tak seorang diri. Ia ditemani sang putri Sandy Salihin dan suami korban. Satu harapan Ni Ketut Sianty adalah mendapat keadilan atas kematian sang putri.

"Saya sangat yakin Jessica yang bunuh putri saya. Karena saya seorang ibu," tegas Ni Ketut Sianty.

Jessica Kumala Wongso, terdakwa dalam kasus kematian Wayan Mirna Salihin akhirnya dituntut 20 tahun penjara. Sidang pembacaan tuntutan itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Jaksa menyebut, dari alat bukti berupa keterangan saksi, ahli, surat, dan terdakwa yang saling berkesesuaian, jaksa memeroleh fakta-fakta hukum yang tidak bisa disangkal kebenarannya.

Fakta-fakta itu memenuhi tiga unsur dalam pembunuhan berencana, yakni disengaja, direncanakan, dan merampas nyawa orang lain.

Hal-hal yang memberatkan meninggalnya Mirna, perencanaan terdakwa dilakukan secara matang sehingga terlihat keteguhan, perbuatan sangat keji.

Perbuatan sangat sadis karena menyiksa terlebih dahulu sebelum meninggal, berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatannya, memberikan informasi menyesatkan.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved