Sekdaprov Arief Fadillah Juga Pernah Jadi Tukang Lipat Surat Seperti HM Sani. Ini Kisahnya

Segala keluh-kesah yang dialami Sani, selalu diceritakan kepada Arief. Bahkan ada keluh kesah yang sampai tidak layak disebutkan Arief kepada publik.

Sekdaprov Arief Fadillah Juga Pernah Jadi Tukang Lipat Surat Seperti HM Sani. Ini Kisahnya
Arief Fadillah dan keluarga 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Suara adzan magrib berkumandang tidak jauh dari Taman Makam Pahlaman Tanjungpinang, Kilomater 5 Kota Tanjungpinang, Minggu (09/10) sore.

Suasana di sekitar Taman Makam Pahlawan itu tampak sepi, kendatipun belasan orang duduk bersimpuh di samping sebuah pusara yang masih dihiasi karangan bunga.

Itu adalah pusara milik mantan gubernur Kepri, almarhum HM Sani.

Persis di samping pusara itu, Sekdaprov Kepri terlantik, Arief Fadillah duduk bersimpuh dengan tangan tengadah. Tepat di sampingnya, sang istri duduk bertelut dengan mulut memanjatkan doa.

Arief dan istrinya, didampingi oleh istri almarhum, Hj Aisyah Sani dan karib almarhum, Razali Jaya. Kerabat dan kenalan almarhum serta beberapa kepala dinas pun ikut hadir bersama mereka dalam ziarah ke makam tersebut.

Arief yang datang dengan pakaian dan kopiah putih itu tampak khusyuk memanjatkan doa. Dia juga terlihat ikut terbawa suasana haru ketika menaburkan kuntum bunga dan menyiramkan air di atas pusara ini.

"Tadi itu memang terasa, beliau datang dan ada bersama kita," ucap Arief dengan wajah sedih usai melakukan ziara ke makam almarhum Sani ini.

Ziarah ke makam tersebut mempunyai arti yang begitu penting bagi Arief.

Dia mengaku memiliki ikatan batin yang amat mendalam dengan Sani semenjak almarhum masih hidup.

Relasi tersebut tetap dibatinkannya kendatipun mantan gubernur Kepri itu sudah tiada.

Halaman
1234
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved