Aksi Gedor Pintu Ruang Komisioner KIP Warnai Sidang Kasus Munir
Suciwati dan para pendukungnya kemudian menyambangi ruang komisioner dan coba menggedor pintu dan tembok ruangan komisioner.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suciwati, istri Munir beserta sejumlah aktivis lainnya, menggeruduk ruang komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) di lantai 5, gedung Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Jakarta Pusat.
Suciwati dan sejumlah aktivis HAM hadir di kantor KIP awalnya untuk menghadiri sidang putusan atas gugatan yang ia ajukan kepada KIP.
Gugatan dilayangkan karena tidak kunjung diumumkannya laporan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir.Sidang tersebut awalnya diagendakan pukul 13.00 WIB. Namun, hingga pukul 14.30 WIB, sidang belum juga dimulai.
Akhirnya Suciwati dan kelompok penggugat mulai geram. Mereka awalnya bernyanyi di ruang sidang, setelahnya mereka menggeruduk ruang panitera.
Di ruang panitera mereka menemui Afrizal Sibarani perwakilan dari KIP yang terpaksa menerima kekecewaan Suciwati atas sidang yang tidak kunjung dimulai.
"Gimana mau mengambil putusan, sidang saja tidak profesional begini," kata Suciwati.
Afrizal juga diminta untuk menghubungi komisioner dan meminta mereka untuk segera memulai sidang. Namun, panggilan telepon darinya tidak kunjung dijawab komisioner.
Suciwati dan para pendukungnya kemudian menyambangi ruang komisioner dan coba menggedor tembok ruangan komisioner. Namun tak satu pun dari mereka yang keluar.
Suciwati dan para pendukungnya kemudian kembali ke ruang sidang. Tak lama setelah Suciwati kembali ke ruang sidang, sekitar pukul 14.56 WIB, sidang putusan pun dimulai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/suciwati_20161011_020044.jpg)