Hendak Ditangkap Anggota Kodim, Ika Sembunyikan Sabu di Balik BH

Mereka melanjutkan perjalanan, namun dicegat oleh anggota Kodim 0315 Bintan di kawasan Bintan Center.

Hendak Ditangkap Anggota Kodim, Ika Sembunyikan Sabu di Balik BH
Sidang kepemilikan narkoba di PN Tanjungpinang, Selasa (11/10/2016). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM.TANJUNGPINANG - Pengadilan Negeri Tanjungpinang menggelar sidang putusan terdakwa Salaman dan Ika Elisabet.

Keduanya divonis penjara 10 tahun. karena terbukti memiliki tiga paket sabu-sabu seberat 98,55 gram.

"Kami telah mempertimbangkan. Menghukum terdakwa dengan 10 tahun penjara dan denda Rp 1 Milliar Subsider 3 bulan kurungan," ujar Hakim Windi Ratna Sari SH saat membacakan vonis, Selasa (11/10).

Perkara ini berawal saat kedua terdakwa berangkat dari Batam ke Tanjungpinang melalui pelabuhan RoRo. Mereka mengendarai mobil Daihatsu Xenia BP 1450 BY sewaan.

Setelah sampai di Tanjungpinang, terdakwa Ika menelepon Edi ( buron), memberitahu bahwa mereka sudah sampai di Tanjungpinang.

Edi meminta Ika menunggunya di Jalan Kijang Lama Kota Tanjungpinang.

Salman membuka kaca jendela dan tiba-tiba ada seorang dengan menggunakan sepeda motor melemparkan bungkusan plastik hitam.

Mereka melanjutkan perjalanan, namun dicegat oleh anggota Kodim 0315 Bintan di kawasan Bintan Center.

Ika langsung mengambil bungkusan hitam berisi sabu itu dan memasukannya ke dalam BH.

Namun, uapaya itu tak membuahkan hasil karena gerak-geriknya sudah diintai sebelumnya.

Setelah di geledah, bungkusan berisi barang haram itu pun ditemukan.

Ika terlihat tegar menerima putusan itu dan menyatakan tidak akan banding.

Tetapi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ricky Triyanto SH menyatakan pikir-pikir selama satu pekan.

Sebelumnya JPU menuntut kedua terdakwa di tuntut dengan hukuman 13 Tahun Penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved