Mamat Lahir Tanpa Tapak Tangan dan Kaki. Dulu Ingin Diaborsi, Kini Ayah dan Ibunya Pergi

Perjuangan hidup harus ditempuh Muhammad Nur Rizki Anugrah atau Mamat (3) sejak berusia dini.

Mamat Lahir Tanpa Tapak Tangan dan Kaki. Dulu Ingin Diaborsi, Kini Ayah dan Ibunya Pergi
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ALIDONA
Perjuangan hidup harus ditempuh Muhammad Nur Rizki Anugrah atau Mamat (3) sejak berusia dini. Bocah laki-laki mungil ini terlahir dengan kondisi tak memiliki telapak tangan dan telapak kaki. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - Perjuangan hidup harus ditempuh Muhammad Nur Rizki Anugrah atau Mamat (3) sejak berusia dini.

Bocah laki-laki mungil ini terlahir dengan kondisi tak memiliki telapak tangan dan telapak kaki.

Lebih miris lagi, kehidupan keras harus dijalaninya lantaran sang ibunda meninggalkannya sejak ia masih bayi.

Adapun sang ayah meninggalkan ibunya sejak Mamat masih dalam kandungan.

Kini ia harus hidup bersama keluarga barunya di Panti Asuhan Ummi Graha Indah Balikpapan.

Melihat wajah polosnya, siapa pun pasti akan merasa kasihan.

Dalam kesehariannya, tubuh bocah yang mungil itu hanya bisa ‘ngesot’ dan menggelinding di lantai jika ingin bermain atau mendekati orang tua asuhnya atau bergerak berpindah tempat.

Sang pengasuh mengatakan Mamat tahu kalau mau bergerak ngesot, putar–putar, dan menggelinding.

Dia juga ingin beraktivitas seperti yang lainnya, hanya saja kakinya tidak sempurna, yang kanan lebih pendek dari yang kiri.

Menurut penuturan pengelola panti asuhan Ummi,  J Nurdiansyah, Mamat lahir dengan kondisi tidak sempurna, lantaran ibunya meminum obat untuk menggugurkan kandungannya.

Namun Allah berkehendak lain, Mamat tetap tumbuh meski harus lahir dengan ketidaksempurnaan. 

Ia berharap Mamat bisa memiliki tangan dan kaki (buatan) seperti anak pada umumnya, dan bisa menjadi pribadi yang bisa berguna untuk sesamannya.

"Kalau Mamat besar nanti saya akan mengajarkannya lima bahasa, yakni Jerman, Mandarin, Prancis, Inggris, dan Arab. Itu harapan saya nantinya," katanya. (Tribunkaltim.co, Muhammad Alidona)

Editor:
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved