Pemprov Suntik Modal ke PDAM Tirta Kepri, Inikah Besaran Duit Segarnya?

DPRD Kepri mengebut pembahasan Ranperda Penyertaan Modal Pemprov Kepri ke PDAM Tirta Kepri. Ini target penyelesaiannya

Pemprov Suntik Modal ke PDAM Tirta Kepri, Inikah Besaran Duit Segarnya?
pdamtirtakepri.co.id
Ilustrasi. Layanan PDAM Tirta Kepri 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Kepri Iskandarsyah optimis Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal Pemprov Kepri ke PDAM Tirta Kepri akan rampung akhir bulan ini.

Dengan selesainya Ranperda itu, maka penyelesaian utang yang disyaratkan Pemerintah pusat pun selesai.

"Kami targetkan 27 atau 28 bulan ini sudah bisa di Perdakan," papar Iskandarsyah di kantor DPRD Kepri, Senin (17/10/2016).

Dalam poin-poin penyertaan modal ini, panitia khusus meminta PDAM Tirta Kepri untuk menyusun rencana kerja yang dibagi menjadi jangka panjang, menengah dan pendek.

Rencana ini, kata Iskandarsyah, diperlukan sebagai indikator perbaikan pelayanan PDAM ke depannya.

"Kami ingin pelayanan PDAM tidak hanya stagnan saja. Namun, bisa lebih ditingkatkan lagi untuk melayani masyarakat di Bintan dan Tanjungpinang," katanya.

Jika berjalan sempurna, ke depan, bukan tidak mungkin Pemprov Kepri akan menambah penyertaan modal di PDAM ini.

"Jika pelayanan sudah baik, kita genjot supaya PDAM ini bisa memberikan kontribusi untuk pendapatan daerah," ujarnya dalam rilis ke Tribun, Senin (17/10/2016).

Seperti diketahui, Pemerintah Pusat memberikan hibah non tunai kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan utang PDAM diseluruh Indonesia.

Untuk Kepri, Pemerintah Pusat mengucurkan hibah non tunai sebesar Rp22,33 miliar. Dana tersebut juga menjadi dana penyertaan modal dalam bentuk saham bagi pemerintah Provinsi sebagai pemilik perusahaan tersebut. (*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved