Geger, Dubes Belanda Kena Skors Akibat Selingkuhi Pegawai Kedubes. Belanda Khawatirkan "Mata-mata"

Dubes Belanda di China diskors pemerintahnya setelah ketahuan selingkuh dengan pegawai lokal kedutaan. Ternyata ini yang ditakutkan pemerintah Belanda

Geger, Dubes Belanda Kena Skors Akibat Selingkuhi Pegawai Kedubes. Belanda Khawatirkan
Kedutaan Belanda
Duta besar Belanda untuk China Ron Keller, dilaporkan menjalin hubungan asmara dengan seorang perempuan, karyawan kedutaan di Beijing. 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, AMSTERDAM - Duta Besar Belanda untuk China Ron Keller harus menjalani pemeriksaan, menyusul dugaan selingkuh dengan perempuan karyawan lokal di Beijing.

Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan, Keller tidak akan bertugas aktif selama investigasi berlangsung.

Diplomat berpengalaman tersebut pindah ke Beijing pada Desember 2015, setelah bertugas di Turki dan Rusia.

Surat kabar Belanda, De Telegraaf, Senin (17/10/2016) menyebutkan hubungan terlarang itu hanya disoroti baru-baru ini.

Wanita Cina yang disebut-sebut memiliki affair dengan Keller, bekerja di kedutaan besar Belanda. Demikian pernyataan sebuah sumber di lingkungan Kedubes Belanda yang dikutip harian itu.

Diplomat asing yang bertugas di China seringkali disarankan untuk tidak memiliki hubungan dengan karyawan lokal. Sebab, perbuatan itu sangan berisiko.

Di China, dikenal modus penipuan yang dikenal dengan nama honey trap, yaitu jebakan yang melibatkan perempuan-perempuan lokal sebagai mata-mata Pemerintah Cina.

Kemenlu Belanda tidak memberikan komentar dalam laporan tersebut.

Pemerintah Belanda hanya merilis sebuah pernyataan bahwa langkah investigasi dilakukan menyusul adanya keluhan dan akan diselesaikan dengan serius.

Keller saat ini berada di Belanda. De Telegraaf menulis, tak ada kemungkinan lelaki itu akan kembali ditugaskan di Beijing.

Sementara, Keller belum memberikan komentarnya terkait perkara ini. (bbc)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved